Gelombang Tinggi, Kapal Batu Bara Berlindung di Bawean

Kapal pengangkut batubara terlihat berlindung dari gelombang tinggi di sekitar Pulau Noko, Bawean, Gresik Minggu (31/1/2016). (Foto: BG/Wan)

Kapal pengangkut batubara terlihat sedabg berlindung dari gelombang tinggi di sekitar Pulau Noko Bawean, Gresik, Minggu (31/1/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Gelombang tinggi yang terjadi di laut Jawa belakangan ini membuat sejumlah kapal rute Kalimantan-Jawa berlindung di sekitar perairan Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.

Salah satunya kapal pengangkut batu bara. Kapal bermuatan sekitar 34.000 ton batu bara itu terlihat berlindung di sekitar perairan Pulau Bawean, tak jauh dari kawasan wisata Pulau Noko Gilih, pada Minggu (31/1/2016).

Kapal yang berlayar dari Kalimantan menuju Gresik itu sudah terlihat pasang jangkar di perairan Bawean sejak beberapa hari. Menurut penuturan warga setempat, pemandangan seperti itu kerap terlihat setiap gelombang tinggi.

Gelombang tinggi yang terjadi di laut Jawa juga membuat kapal penumpang Bahari Ekspress yang berlayar dari Pelabuhan Gresik menuju Pulau Bawean terpaksa harus kembali lagi ke Gresik setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam.

Cuaca buruk disertai gelombang tinggi saat ini terjadi di laut Jawa. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 4 meter. Kondisi ini tidak memungkinkan untuk pelayaran kapal penumpang berukuran kecil seperti Bahari Ekspress.(wan)

No Response