Diketok, APBD Gresik 2017 Defisit Rp 32 Miliar

0
505 views
Rapat di Kantor DPRD Gresik.
Rapat di Kantor DPRD Gresik.

BeritaGtesik.com – Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik 2017 telah disahkan dalam Rapat Paripurna  yang digelar di Gedung DPRD Gresik, Rabu (30/11/2016).

APBD Kabupaten Gresik untuk tahun depan disetujui dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun. Jumlah itu masih di bawah target belanja daerah tahun 2017 yang semula ditargetkan sekitar Rp 3.050 triliun.

Akibatnya, terjadi devisit anggaran belanja daerah mencapai Rp 32,7 miliar atau 1,2 persen dari total besaran anggaran 2017 yang telah disetujui. Besarnya defisit dipicu tingginya perencanaan belanja daerah.

“APBD Gresik 2017 pasca finalisasi dan pengesahan mengalami defisit Rp 32 miliar atau 1,2 persen,” kata Ketua FPDIP DPRD Gresik, Mujid Riduan, Rabu (30/11/2016).

Menurut dia, terjadinya defisit pada APBD 2017 karena faktor kebutuhan belanja tidak berbanding lurus dengan potensi PD yang bersumber dari PAD, Dana Perimbangan, Dana Bagi Hasil, serta pendapatan lainnya.

Tahun lalu, pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Gresik hanya memberi konstribusi Rp 949 miliar. Ada kenaikan sebesar Rp5,6 miliar dari target PAD yang diajukan tim anggaran (Tim-ang).

Jika melihat besaran APBD Gresik 2017, target Bupati Sambari Halim Radianto dan Wabup Moh. Qosim bisa menorehkan APBD antara Rp 6,5-7 triliun pada 2021, tampaknya seperti jauh api dari panggang. (as)