Mahasiswa Gresik Gelar Aksi Solodaritas Salim Kancil

0
613 views

BeritaGresik.com – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gresik, menggelar aksi solidaritas dua warga Desa Selok Awar-awar, Kabupaten Lumajang yang menjadi korban kekerasan karena menolak tambang pasir besi.

Mereka menggelar aksi solidaritas di depan gedung DPRD Gresik. Namun, aksi tersebut tidak direspon oleh anggota dewan. Pasalnya, seluruh anggota DPRD Gresik sedang melakukan kunjungan kerja (Kunker) keluar daerah.

“Pemerintah gagal menciptakan rasa nyaman terhadap warganya. Buktinya, di Lumajang Salim Kancil, warga Dusun Krajan, tewas menjadi korban karena menolak pertambangan,” kata Korlap aksi Haris Sofwanul Faqih, Selasa (29/9).

Dalam aksinya, mahasiswa mengajukan empat poin tuntutan. Pertama, mendorong kepada DPRD Gresik untuk merekomendasikan kepada DPR RI agar segera mengusut tuntas kasus Salim Kancil.

Kedua, puluan aktivis PMII tersebut meminta kepada aparat kepolisian dan pihak terkait segera usut tuntas pelaku pembunuhan dan penganiayaan sampai ke aktor intelektualnya.

Ketiga, hentikan pertambangan pasir di Lumajang dan hentikan perampasan lahan pertanian menjadi lahan pertambangan. Terakhir, meminta pemerintah untuk melindungi hak bersuara dari intimidasi penganiayaan, pembunuhan hingga perampasan lahan. [zr]