Dibiarkan Keropos, Gapura Makam Sunan Giri Nyaris Roboh

0
1,061 views
Gapura di depan pintu masuk ke makam Sunan Giri. (Foto: BG/Wan)
Gapura di depan pintu masuk makam Sunan Giri. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Gapura yang ada tepat di pintu masuk Makam Sunan Giri termasuk dalam kategori situs bangunan bersejarah. Sayangnya, bangunan ini dibiarkan rapuh dan keropos dimakan waktu.

Karena itu, diperlukan adanya perhatian khusus dari pihak terkait agar bangunan bersejarah tersebut tetap berdiri kokoh dan terus menjadi bahan sejarah dan pendidikan bagi generasi penerus anak bangsa.

Gapura Bentar berada tak jauh dari Makam Sunan Giri, sekitar 100 meter dari posisi makam. Setiap pengunjung makam Sunan Giri yang melalui jalur bawah atau jalan utama, pasti akan melewati gapura itu.

Catatan di lembaga masyarakat pecinta sejarah dan budaya Gresik (Mataseger), Gapura Bentar tersebut diperkirakan berdiri sejak 1920. Saat ini usianya diperkirakan sudah hampir satu abad.

“Seluruh bangunan di Sunan Giri dan Sunan Syeh Maulana Malik Ibrahim seharusnya menjadi tanggung jawab Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan sehingga tidak sampai rusak,” kata Rahmat Basuki, anggota Lembaga Mataseger, Selasa (29/3/2016).

Mataseger sendiri mengaku sudah menyampaikan ke Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga. Namun, hingga kini belum ada tindakan nyata untuk perawatan bangunan kuno di sekitar Makam Sunan Giri.

Menurut Rahmat, batu-batu kuno yang disusun menjadi Gapura Bentar tersebut seharusnya dijaga dan dirawat seperti Candi Borobudur, yang sampai sekarang masih kuat, kokoh berdiri. Sehingga menjadi salah satu keajaiban dunia.

Batu Gapura Bentar sudah terlihat ada yang ambrol. Dikawatirkan tak lama lagi akan roboh, sehingga tidak ada lagi riwayat dan sejarahnya. Padahal, kalau masuk dalam zona, Gapura Bentar tersebut masuk area bersejarah.

Kondisi mengenaskan terjadi pada Patung Naga. Saat ini sudah terpotong-potong dan berserakan di sekitar tangga. Ukiran dan ornamen yang menempel di Gapura Bentar dan Patung Naga sudah tidak kelihatan lagi.

“Gapura Bentar dan Naga Giri kondisinya tidak terawat akhirnya yaris roboh,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan Kris Adjie AW. Dia mengaku ajan berkunjung ke lokasi itu lagi untuk melihat langsung. “Kita agendakan untuk melihat langsung ke lokasi, sehingga bisa melihat langsung kerusakannya,” kata Kris Adjie, Ketua Yayasan Mataseger.

Kepala Disbudparpora Kabupaten Gresik Siswadi Aprilianto, mengatakan kondisi Gapura Bentar dan Patung Naga di Makam Sunan Giri sudah dilaporkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan. Tetapi belum dianggarkan.

“Sudah dilaporkan tapi belum dianggarkan perbaikannya,” kata Siswadi Aprilianto. (wan)