Luapan Bengawan Solo Lumpuhkan Jalur Pantura Gresik

0
1,259 views
Banjir menggenangi jalan di wilayah Kecamatan Bungah Gresik akibat luapan sungai Bengawan Solo. (Foto: BG/Wan)
Banjir menggenangi jalan di wilayah Kecamatan Bungah Gresik akibat luapan sungai Bengawan Solo. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Luapan sungai Bengawan Solo menyebabkan Jalan Raya Bungah di Kecamatan Bungah tergenang banjir sepanjang 700 meter. Dampaknya, kemacetan panjang terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) Gresik, Senin (28/11/2016).

Jalan Raya Bungah Gresik, yakni jalur dari selatan (jalan lawas) tergenang dengan ketinggian air mencapai sekitar 40 sd 50 centimeter. Demikian dilaporkan pos pantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melalui berita rilis.

Tak hanya itu, untuk wilayah Kecamatan Bungah, luapan Bengawan Solo juga menyebabkan 16 rumah di Desa Bungah terendam babjir dengan ketinggian air 20-30 centimeter.

Banjir akibat luapan sungai terpanjang di Jawa itu juga menggenangi jalan desa sepanjang 900 meter dengan ketinggian air 30-40 centimeter. Kemudian, 15 hektar areal persawahan dengan ketinggian 50-60 centimeter.

Kemacetan di jalur pantura Gresik terjadi akibat jalan tergenang banjir. (Foto: BG/Wan)
Kemacetan di jalur Pantura Gresik terjadi akibat jalan tergenang banjir. (Foto: BG/Wan)

Selain Desa Bungah, bajir juga merendam sejumlah desa lainnya. Seperti di Desa Sungonlegowo, satu rumah terdampak jalan desa nihil. Lalu, di Desa Bedanten, 20 hektare area persawahan ikut terendam dengan ketinggian air 30 sd 40 centimeter.

Kemudian, area persawahan di Desa Sukorejo sekitar 20 hektare terendam banjir. Sementara di bantaran sungai di Desa Mojopuro Wetan, ketinggian air terpantau 20-30 centimeter.

Ketinggian air pada bantaran sungai dan areal persawahan di Desa Mojopuro Gede, Desa Masangan dan Desa Sukowati masing-masing mencapai 20-30 centimeter.

“Perluasan area tergenang pada wilayah desa bungah jalan raya dan rumah, ditambah desa sukowati dan masangan,” tulisnya. (wan)