Warga Gresik Keluhkan Lambatnya Pembuatan E-KTP

0
1,203 views
Kantor catatan sipil Gresik dipenuhi warga yang mengurus pembuatan E-KTP. (Foto: BG/Amn)
Kantor catatan sipil Gresik dipenuhi warga yang mengurus pembuatan E-KTP. (Foto: BG/Amn)

BeritaGresik.com – Belakangan kantor catatan sipil Kabupaten Gresik selalu ramai dipenuhi oleh warga yang sampai sekarang belum mengantongi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau E-KTP.

Hal itu tidak lepas dari kampanye yang gencar dilakukan Kemendagri agar warga segera membuat E-KTP. Bahkan, Kemendagri mengancam memberikan sanksi bagi warga yang hingga 30 September 2016 belum memiliki E-KTP.

Melalui Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Arif Zudan Fakrulloh, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan, warga akan menerima sanksi administrasi. Bentuknya adalah penonaktifan KTP.

Dampak sanksi tersebut, warga tak akan mendapatkan pelayanan publik. Artinya, jika warga mengurus segala keperluan terkait kependudukan tidak akan dilayani. Utamanya menyangkut hak-hak mereka sebagai warga negara Indonesia.

Namun, ancaman pemberian sanksi itu mendapat kritikan dari warga. Sebab, tidak sedikit di antara mereka yang sudah melakukan perekaman data E-KTP. Namun, sampai saat ini E-KTP yang mereka harapkan belum selesai dibuat.

Tidak sedikit warga yang mengeluhkan lambatnya pembuatan E-KTP. Marto, warga Balongpanggang Gresik, mengaku sudah dua tahun merekam data, tapi belum kelar. “Sudah rekam 2 tahun yang lalu belum jadi, terus piye?” tanya Marto.

Hal senada diungkapkan Rozie. Warga Sangkapura Bawean, Gresik itu mengaku sudah melakukan perekaman E-KTP sejak dua bulan yang lalu. Namun hingga kini belum selesai. “Saya sudah buat di bulan puasa ini, tapi tak siap,” ucapnya. (as)