Cerita Slank Mencari Jawaban Hidup ke Tanah Suci

0
361 views

BeritaGresik.com – Grup band Slank identik dengan gaya cuek dan sekenanya. Mereka bahkan pernah terbelit narkotika. Namun tiga personel Slank, Bimbim, Kaka, dan Ivanka rupanya sudah merasakan menginjak Tanah Suci. Sebelum merilis album ke-21, mereka beribadah umrah ke Mekkah.

Ditemui di markas Slank, Gang Potlot, Pancoran, Jakarta, pada Rabu (24/6), para personel Slank itu berbagi cerita tentang pengalaman menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Demikian seperti dilansir CNN Indonesia.

Bimbim, penabuh drum grup band pelantun I Miss You but I Hate You itu, merasa lebih lega setelah umrah. Kini, dia bisa melihat dunia dan manusia dengan lebih jelas. Dia tak takut dengan kepercayaan bahwa balasan atas dosa akan datang saat menginjak Tanah Suci. Katanya, yang penting niat.

“Saya ingin umrah sejak dua tahun lalu. Sebelumnya ditakut-takuti, sampai sana bakal dibalas lah, segala macam. Tapi tergantung niatnya sih. Kalau sudah pasrah dan lurus, pasti dikasih yang indah-indah,” ujar Bimbim.

Dia umrah bersama keluarga. Awalnya 12 orang yang akan berangkat. Tapi jumlahnya membeludak jadi 30 jamaah. Kaka dan Ivanka termasuk di antaranya. Sang vokalis mengaku awalnya merasa beban. Sebab Kaka belum terlalu menguasai ibadah umrah. “Kepikiran, ‘Ah nanti saya enggak bisa,'” katanya.

Dia justru merasa perjalanan religinya seperti liburan. “Terasa kayak dua kali lipat liburan di Indonesia, tapi tanpa sadar itu ibadah,” ucapnya dengan antusias. Tapi saat akhirnya bisa melihat Kakbah yang menjadi pusat salat seluruh umat muslim di dunia, dia tak menangis.

Menurutnya, menangis justru merugikan. “Enggak terbayang ada tempat sebagus itu. Saya enggak mau nangis saking enggak mau rugi. Mending mendoakan orang lain sebanyak-banyaknya,” ucap pemilik nama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu.

Lain lagi dengan Ivanka, yang sudah pernah melaksanakan ibadah haji. Ivanka yang kali ini berangkat bersama sang ibunda teringat pengalamannya saat haji dahulu. Membawa ibu, awalnya dipikir bakal merepotkan. Sudah perempuan, berusia senja pula. Namun semua ternyata berjalan sangat lancar.

“Semua lancar, enggak masuk di akal. Pengalaman indah buat saya, bisa mengajak keluarga,” katanya. Ia, Bimbim, dan Kaka sepakat, menginjakkan kaki ke Tanah Suci terasa seperti pulang kampung. Mereka ingin kembali ke Rumah Allah itu untuk beribadah.

“Kita dari Sabang sampai Merauke cari arti kehidupan, Tuhan di mana? Ternyata di sana semua jawabannya ada. Kita capai-capai keliling dunia, lupa mempelajari ayat sendiri,” kata Bimbim. Kaka akhirnya menutup dengan berkata bijak, “Berarti kita harus lebih sering nih, pulang kampung,” ibuhnya. [cnn/as]