LDII-Forpimda Gresik Deklarasi Anti Narkoba

0
448 views
Ilustrasi
Ilustrasi

BeritaGresik.com – Peredaran narkoba dinilai sudah sangat meresahkan. Saat ini barang haram itu disebut tak hanya menyasar kalangan remaja, tapi juga sudah masuk ke instansi pemerintah.

Karena itu, anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Gresik mendeklarasikan anti narkoba, radikalisme dan ptilaku seks bebas.

Deklarasi dilakukan di sela acara Musda LDII Gresik, Sabtu (26/03/2016). Hadir dalam krsempatan itu Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wabup Moh. Qosim. Ketua DPRD Gresik, Abdul Hamid dan Ketua LDII Gresik, Abdul Muis Zuhri.

Bupati Gresik Sambari menyatakan, anti narkoba, seks bebas dan radikalisme adalah harga mati. “Melalui LDII Gresik saya meminta dengan hormat agar turut membantu memberantas narkoba, seks bebas dan radikalisme,” kata Sambari.

Dia menilai peredaran narkoba sudah sangat meresahkan. Narkoba dikatakan tidak hanya menyasar masyarakat umum, melainkan sudah mulai masuk ke instansi pemeritah dan swasta. Bshkan menyasar lingkungan agama.

Dalam situasi begitu, Sambari mengajak kepada selurih masyarakat, utamanya anggota LDII untuk berjihad melawan narkoba. Langkah itu dikatakan sebagai upaya untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.

Sambari menekankan agar pendidikan agama lebih dikedepankan untuk menangkal bahaya narkoba, seks bebas dan paham radikal. Dengan begitu, generasi muda Gresik diharapkan terbebas dari bahaya narkoba. (wan)