BKBPP Gresik Ingatkan Dampak Negatif Nikah Dini

0
562 views
Ilustrasi pernikahan
Ilustrasi pernikahan

BeritaGresik.com – Pernikahan usia dini di kalangan remaja putri berusia di bawah 20 tahun masih marak terjadi di beberapa daerah di Indonesia, termasuk salah satunya di Kabupaten Gresik.

Data Kementerian Agama Kabupaten Gresik mencatat, pada 2015 terdapat 48 pasangan di bawah umur yang menikah akibat hamil di luar nikah. Rata-rata nikah dini dilakukan perempuan usia 15 tahun dan usia 18 tahun untuk laki-laki.

Sekertaris Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Gresik Huda mengingatkan tentang risiko besar yang akan dihadapi mereka yang menikah pada usia dini.

“Remaja yang melakukan pernikahan sebelum usia biologis maupun psikologis yang tepat rentan menghadapi dampak buruknya,” kata Huda di Gresik, Kamis (25/8/2016).

Dia menjelaskan, efek negatif menikah pada usia yakni mereka belum siap untuk menghadapi tanggung jawab yang harus diemban seperti orang dewasa.

Padahal, pernikahan itu dilakukan ketika kedua belah pihak sudah cukup dewasa dan siap untuk menghadapi permasalahan-permasalahan, baik itu ekonomi, pasangan, maupun anak.

Kepala Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga BKBPP Hidayatul Muslimah mengatakan, pihaknya punya program pendewasaan usia perkawinan (PUP) untuk menekan terjadinya pernikahan dini di Gresik.

“Program ini intens kita sosialisasikan dalam pertemuan karangtaruna misalnya, dan acara keremajaan di kecamatan-kecamatan. Rencananya pada 2017 nanti kita akan programkan pendidikan pra nikah,” ucapnya (wan).