Peringati Otda, Bupati Gresik Ingin Adanya Peningkatan Kinerja

0
541 views
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-20 di halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (25/4/2016).
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-20 di halaman Kantor Bupati Gresik, Senin (25/4/2016).

BeritaGresik.com – Otonomi daerah (Otda) telah mengubah paradigma pembangunan daerah. Saat ini peranan pemerintah daerah (pemda) dalam pembangunan memiliki peran sangat strategis dan cakupan yang lebih luas.

Kendati begitu, otonomi daerah bukan tanpa tantangan. Saat ini dihadapkan pada berlakunya masyarakat ekonomi Asean (MEA). Untuk itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menekankan adanya peningkatan kinerja jajarannya.

Itu diungkapkan Bupati Sambari saat memimpin upacara bendera Peringatan Hari Otda ke-20 di Kantor Bupati Gresik, Senin (25/4/2016). Tanpak hadir seluruh anggota Forkopimda beserta seluruh SKPD di lingkungan Pemkab Gresik.

“Melalui pemantapan otonomi daerah, kita tidak akan kalah bersaing dengan negara-negara yang berada di lingkungan ASEAN,” kata Bupati Sambari saat menyampaikan amanat Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Dia mengungkapkan, dalam konteks penyelesaian ijin memulai usaha, Indonesia masih jauh berada di bawah negara lainnya di kawasan ASEAN, yakni sekitar 52 hari, dibandingkan dengan Vietnam 34 hari, Thailand 27 hari bahkan Singapura yang hanya 2 hari.

Oleh sebab itu, dalam mempercepat tujuan Nawa Cita, mewujudkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan negara di bidang ekonomi serta mendorong pertumbuhan investasi, Presiden Joko Widodo telah memberikan arahan agar dilakukan simplifikasi regulasi.

Selain itu, Kemendagri dikatakan akan melakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) setiap tahun. Evaluasi itu berdasarkan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang disampaikan oleh Kepala Daerah.

“Hal itu dilakukan dalam menilai kinerja setiap daerah dalam melakukan penyelenggaraan pemerintahan, serta melakukan pengembangan kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat, karena Bupati dan Wakil Bupati memegang posisi kunci dalam mengembangkan Kabupaten Gresik,” terang Sambari.

Dia juga berharap adanya peningkatan kinerja dalam melayani masyarakat. Disamping itu, Nawacita atau 9 agenda prioritas pemerintah kabinet kerja harus menjadi rujukan dalam menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). (amn)