Ngaku Salah, Panitia Sexy Dancer YVCIG Minta Maaf

0
3,592 views
Pertemuan Wabup Gresik Moh.Qosim dengan panitia YVCIG beserta GP Ansor di kantor Pemkab Gresik.
Pertemuan Wabup Gresik Moh. Qosim dengan panitia YVCIG dan GP Ansor di kantor Pemkab Gresik, Senin (24/10/2016).

BeritaGresik.com – Panitia pelaksana kegiatan ulang tahun Yamaha Vixian Club Indonesia (YVCI) Gresik di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) Sabtu (22/10), mengaku bersalah dan meminta maaf karena menyuguhkan sexy dancer.

Permintaan maaf itu disampaikan Ketua Panitia kegiatan YVCI-I GR, Alfi Syahry (20), saat audiensi dengan jajaran Forpimda Gresik dan GP Ansor Cabang Gresik, di ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik, Senin (24/10/2016).

Dalam kesempatan itu, Alfi mengatakan jika pihaknya tidak ada maksud untuk menodai Kota Gresik. Ia mengaku tidak tahu kalau kegiatan seperti itu dilarang. “Kami mengaku salah. Kami minta maaf,” kata Alfi sambil menangis.

Dia juga mengakui kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka memperingati ulang tahun club YVCIG. Kegiatan dilakukan mulai pukul 14.00-23.00 WIB. “Kami tidak ada niat untuk menodai Gresik. Saya minta maaf,” ucapnya.

Pertemuan waktu itu dipimpin Wabup Gresik Moh. Qosim. Tanpak hadir Sekkab Djoko Sulistio Hadi, Kadisbudparpora Siswadi Aprilianto, Kepala Satpol PP Darmawan, Kapolsek Kebomas AKP Gaguk Sulistyono, serta pejabat terkait.

Dalam pertemuan itu, Ketua PC Ansor Gresik Agus Junaidi Hamzah menuntut agar izin club YVCIG di Kabupaten Gresik dicabut, lalu memberikan sanksi terhadap SKPD yang mengeluarkan izin.

Selain itu, PC Ansor Gresik juga meminta agar izin event organizer (EO) dicabut. Terakhir, Ansor meminta agar panitia penyelenggara meminta maaf kepada warga masyarakat Kabupaten Gresik.

Agus menilai, kegiatan sexy dancer yang diadakan oleh club YVCIG telah menodai Kabupaten Gresik yang selama ini dikenal Kota Santri dan Kota Wali. “Ini jelas mencoreng kota santri,” tegasnya.

Kepala Disbudparpora Gresik, Siswadi Aprilianto mengakui jika pihaknya yang mengeluarkan izin kegiatan club YVCIG. “Kami keluarkan izin sesuai pengajuan, untuk kegiatan santunan dan hiburan electone. Selain itu tidak,” ungkapnya.

Sementara Wabup Gresik Moh. Qosim menyatakan bahwa dalam kasus ini pihak penyelenggara telah melakukan kesalahan. Karena itu, pihak panitia penyelenggara harus meminta maaf.

“Penyelenggara yang salah. Rabu (26/10), kami akan memfasilitasi pertemuan untuk permohonan maaf itu,” ucap Qosim. (wan)