Bentengi Pelajar dari Pengaruh Negatif Media Sosial

0
510 views
Pelajar SMK di Gresik. (Foto: Dok. BG)
Pelajar SMK di Gresik. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Sekitar 65% dari 93 juta pengguna internet di Indonesia menggunakan media sosial. Fenomena besarnya pengguna media sosial ini terjadi di hampir seluruh masyarakat, termasuk di kalangan para pelajar.

Rasanya sangat aneh jika ada remaja di masa sekarang yang tak kenal jejaring sosial seperti Facebook atau Twitter. Ini dikarenakan jejaring sosial seakan sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka.

Kehadiran media sosial punya dampak positif dan negatif. Dampak negatif yang di rasakan para pelajar adalah mudahnya bagi mereka mengakses gambar atau berita yang menyesatkan.

Elisabet, salah satu siswa kelas 11 SMK di Gresik ini menuturkan, jika media sosial telah membuat dirinya terasing dari dunia sosial di lingkungan sekokahnya.

“Setiap hari kami tidak bisa berbuat banyak pada teman dalam bersosialisasi di sekolah,” ujarnya pada acara sosialisasi wawasan kebangsaan bagi generasi muda di Gresik, Rabu (21/9/2016).

Dia menjelaskan, jika setiap berkumpul bersama di salah satu aula, mereka menyibukkan dirinya masing-masing untuk bermain HP, seakan di antara mereka tidak kenal satu sama lainnya.

“Ini adalah bukti kalau kita sudah dijajah HP,  agar kita tidak saling mengenal, yang pada akhirnya berdampak pada perpecahan, sepertinya kondisi  ini selalu kita lihat di mana-mana,” ujarnya.

Sementara itu, kepala Kesbangpol Gresik Agus Sahari mengatakan, keberadaan generasi muda dalam berbagai kehidupan sangat strategis. Karena itu, mereka harus dibentengi dari dampak negatif media sosial yang ada sekarang.

Menurut dia, perkembangan generasi muda saat ini sangat memprihatinkan. Sebagain generasi muda mengalami degradasi moral. Mereka bahkan sering terlibat dalam konflik antar pemuda. (as)