Alhamdulillah Biaya Haji 2015 Turun USD 502

0
350 views

JAKARTA, BeritaGresik.com – Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI sepakat menetapkan rata-rata direct cost Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini sebesar USD 2.717 atau Rp. 33.962.500, dengan asumsi nilai tukar USD 1 sebesar Rp 12.500.

Hal ini sebagaimana tertuang dalam Kesimpulan Rapat Kerja Komisi VIII DPR dengan Menteri Agama yang diselenggarakan Rabu (22/04) sore. Seperti diketahui rata-rata BPIH tahun lalu sebesar USD 3.219. Artinya, BPIH 2015 ini terjadi penurunan sebesar USD 502 dibanding BPIH tahun 2014.

“Setelah kesepakatan ini, kami akan menyiapkan draft Keputusan Presiden untuk segera ditandatangani Presiden. Setelah Kepres nya ditandatangani Presiden, segera kita tetapkan kapan jamaah haji bisa melunasai BPIH,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin usai mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR.

Rata-rata BPIH sebesar 2.717 itu antara lain digunakan: pertama, USD 2.000 diperuntukan untuk biaya tiket, airport tax, dan passenger service. Rata-rata biaya komponen ini sebenarnya mencapai USD2.146. Namun, USD146 diantaranya dimasukan dalam komponen indirect cost.

Kedua, USD312 diperuntukan untuk biaya pemondokan di Makkah. Rata-rata riil biaya pemondokan di Makkah mencapai SAR4.500. Dari jumlah itu, SAR1.170 dimasukan dalam komponen direct cost yang setara dengan USD312 dengan asumsi nilai tukar 1USD = SAR.3.745. Adapun sisanya yang mencapi 74% dimasukan dalam komponen indirect cost.

Ketiga, USD405 atau setara dengan SAR1.500 diperuntukan sebagai living allowance (uang saku).

Dari tiga komponen tersebut, Kemenag dan DPR RI sepakat bahwa rata-rata BPIH tahun 1436H/2015M sebesar USD2.717.

Selain itu, Kemenag dan DPR juga menyepakati biasa sewa pemondokan di Madinah sebesar SAR675 dengan sistem sewa setengah musim dan dimasukkan dalam indirect cost BPIH 1436H. Disepakati juga alokasi anggaran safeguarding dalam indirect cost BPIH 1436H sebesar Rp100.000.000.000,- yang dimanfaatkan untuk mengantisipasi perubahan nilai tukar rupiah dengan dollar Amerika dan force majeure.

Kemenag dan DPR juga menyepakati pengalokasian dana indirect cost BPIH tahun 1436H sebesar Rp3.735.970.884.175,- dengan rincian sebagai berikut: a) Biaya langsung ke jamaah sebesar Rp3.281.620.445.765,; b) Biaya tidak langsung sebesar Rp261.106.216.330,; c) Safeguarding/contingency sebesar Rp100.000.000.000,; dan d) Katering jamaah di Makkah sebesar Rp93.244.222.080. [ZR]