Warga Pertanyakan Kualitas Drainase Jalan Lingkar Bawean

0
127 views

(BeritaGresik.com) Kondisi drainase jalan lingkar Bawean yang ambles di desa kepuh teluk kecamatan Tambak kabupaten Gresik kian memprihatinkan. Drainase yang ambles beberapa minggu lalu lantaran curah hujan kian hari semakin melebar hingga ke pembatas badan jalan.

Ironisnya drainase tersebut belum lama dibangun dan masih dalam tahap pemeliharaan oleh pihak pelaksana proyek.

Tak ayal, warga pun mulai mempertanyakan mulai tahap perencanaan, kualitas pengerjaan dan sistem pengawasan yang dilakukan oleh dinas PU kabupaten Gresik terhadap proyek tersebut.

Ungkapan itu salah satunya disampaikan Raden Zakariya ketua Pemuda Bawean Gresik. Menurut pria yang akrab disapa Jaka itu andai saja perencanaan dan  pengerjaan itu benar dan baik, pasti akan menghasilkan bangunan yang berkualitas.

“Ini masih tahap pemeliharaan saja sudah ambles, bagaimana orang bisa percaya kalau pekerjaan proyek sudah baik dan sesuai, “tarang Jaka, Kamis (23/02/2017).

Sebelumnya, kasi prevervasi pemeliharaan jalan dan jembatan dinas PU Gresik Femmy Husada mengaku pihaknya sudah melakukan perencaan dengan baik dan benar karena dilakukan oleh tanaga yang ahli di bidangnya.

“Masalah perencanaan saya rasa tidak ada yang salah, semuanya sudah dilakukan oleh tenaga yang ahli, “bantah Femmy.

Selama proses pelaksanaan proyek, lanjut Femmy pihaknya juga melakukan pengawasan secara rutin melalui konsultan yang ditugas oleh dinas PU Gresik minimal seminggu sekali karena lokasi pulau Bawean yang jauh dari Gresik daratan.

“Pengawasan juga pasti kita lakukan secara berkala minimal seminggu sekali, karena jaraknya harus menyebarang lautan, biaya kesana juga jadi pertimbangan, “imbuhnya.

Masalah amblesnya plengsengan tersebut  kata Femmy lantaran kontur tanah dan curah hujan yang tinggi beberapa hari yang lalu membuat tebing di lokasi tersebut bergerak dan mengakibatkan longsor. (abr)