Digugat ke MK, Penetapan Pemenang Pilkada Gresik Ditunda

0
1,273 views
Foto: BG/Wan
Foto: BG/Wan

BeritaGresik.com – Penetapan hasil Pilkada Kabupaten Gresik yang seharusnya dilakukan pada Selasa (22/12) kemarin di Kantor KPU dipastikan ditunda. Hal ini karena adanya gugatan dari salah satu calon ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua KPU Gresik Ahmad Roni, mengatakan sesuai laporan MK, gugatan salah satu calon tersebut sudah diterima pada 19 Desember 2015, pukul 16.37 WIB, sehingga KPU Gresik memutuskan untuk menunda penetapan Pilkada Gresik.

“Kita menghargai proses tersebut, dan menunda penetapan sambil menunggu keputusan MK mengenai sengketa Pilkada Kabupaten Gresik,” kata Roni di Gresik, Senin (21/12/2015) petang.

Dia mengaku tidak tahu secara detail isi gugatan yang disampaikan oleh salah satu pasangan calon tersebut. Namun pihaknya tetap akan menghargai setiap proses demokrasi yang berlangsung di Kabupaten Gresik.

Sementara terkait kapan penetapan hasil Pilkada Gresik akan dilakukan, Roni mengaku tidak bisa menjawab secara pasti, sebab langkah KPU Gresik masih harus menunggu hasil keputusan dari MK.

“Kita tidak bisa memastikan kapan penetapan hasil Pilkada Gresik dilakukan, karena langkah KPU saat ini masih menunggu hasil keputusan MK di Jakarta,” katanya.

Sebelumnya, KPU menetapkan keputusan rekapitulasi dengan perolehan pasangan nomor 1 Sambari-Qosim sebesar 447. 751 suara, nomor 2 pasangan Husnul Khuluq-Ahmad Rubaie 175.449 dan nomor 3 Nur Hamim-Achmad Junadi 10.626 suara.

Namun setelah proses penetapan itu, pasangan nomor 2 pasangan Husnul Khuluq-Ahmad Rubaie atau pasangan Berkah yang memperoleh 175.449 suara mengajukan gugatan ke MK, yang dikirim pada 19 Desember 2015. [ant/zr]