Moh. Qosim, Dikenal Sosok Religius dan Sederhana

0
1,031 views
Foto: Istimewah
Foto: Istimewah

BeritaGresik.com – Siapa yang tak kenal Moh. Qosim, calon Wakil Bupati Gresik terpilih dalam Pilkada Gresik 2015. Namun, belum banyak yang tahu latar belakang keluarga Qosim serta perjalanan karirnya hingga kembali terpilih menjadi wakil bupati Gresik.

Qosim Lahir di Desa Sekaran, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, tepatnya pada 21 Maret 1958. Pria yang dikenal religius itu lahir dari keluarga petani yang sangat sederhana, sehingga tak heran jika dalam kesehariannya selalu menampilkan gaya hidup sederhana.

Masa kecil Qosim dihabiskan di Masjid dan belajar agama. Berbagai macam kegiatan keagamaan secara rutin ia ikuti, seperti belajar membaca Al-Qur’an, pembacaan sholawat, barzanji hingga dziba’, sampai-sampai lirik-lirik dziba’ itu begitu melekat dalam memorinya.

Kebiasaannya membaca salawat selalu dia pertahankan sampai sekarang. Karena itu, dia tidak pernah lupa dan selalu melantunkan solawat dalam setiap momentum atau kesempatan tertentu, terutama dalam kegiatan sosial, keagamaan maupun pemerintahan.

Di mata kedua orang tuanya, pendidikan yang paling penting adalah agama, seperti pemahaman tentang ilmu fiqih, tauhid, tajwid, sorof dan sebagainya. Sebab, ilmu agama diyakini bakal menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat.

Pada waktu kecil, Qosim dititipan kepada seorang Guru di tetangga desanya, yang tak lain adalah saudara orang tuanya, dengan harapan bisa sekolah di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif di desa tersebut.

Setelah lulus dari Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif tahun 1972, beliau melanjutkan ke Sekolah Guru Agama Islam (SGAI), sebagai embrio dari Pendidikan Guru Agama (PGA). Dia lulus pada Tahun 1977.

Kemudian ia melanjutkan kuliah di IKIP Malang dan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S1) pada 1981. Sementara gelar Magister Manajemen (S2) diraihnya pada tahun 1999 di UNTAG Surabaya, dan kini telah menyandang gelar (Doktor) di UNTAG Surabaya.

Karirnya di pemerintahan dimulai tahun 2001 sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gresik. Pada 2007, ia menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Gresik, kemudian Asisten Administrasi Pemerintahan Umum pada Kantor Sekretariat Pemerintah Kabupaten Gresik Tahun 2009.

Setahun kemudian, Qosim menjabat sebagai Wakil Bupati Gresik periode 2010-2015. Kini dia  kembali mendampingi Sambari Halim Radiyanto sebagai pemimpin Gresik priode 2016-2021 mendatang.

Warga Gresik pun menaruh harapan besar kepada keduanya dalam memimpin Gresik ke depan. Fitri (34) misalnya, warga Jalan Sudirman ini berharap Sambari-Qosim memegang amanat yang diberikan warga Gresik.

“Saya harap semog bisa bermanfaat bagi sesama dan bertanggung jawab atas apa yang menjadi amanat dan selalu bekerja keras menjadikan Gresik yang lebih baik,” ujar Fitri. (wan)