LSM Tolak Pembangunan Smelter PT Freeport di Gresik

0
784 views

BeritaGResik.com – Spanduk penolakan pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia terpasang di depan kantor Pemerintah Gresik. Spanduk itu sebagai bentuk protes dari aktivis LSM Pusat Demokrasi dan Kemanusian (Pudak) terhadap Pemkab Gresik.

Tak hanya LSM Pudak, penolakan juga datang dari Komunitas Pecinta Lingkungan (Kopel) Kabupaten Gresik. Mereka lantang menyuarakan penolakan berdirinya pabrik Smelter di Gresik dengan menyebarkan brosur dan memasang spanduk di depan Kantor Pemda Gresik.

“Kita tetap suarakan penolakan pendirian Smelter di Gresik, sebab tujuan dan manfaatnya tidak jelas. Mulai penyerapan tenaga kerja sampai dampak sosial yang ditimbulkan di masyarakat belum ada kajian secara jelas,” kata Rahman, warga Gresik yang ikut Kopel, Senin (21/9).

Menurut dia, Smelter akan memisahkan tembaga, uranium dan emas. Kemudian dipisahkan dengan air keras melalui proses kimiawi. Karena itu, apa yang dalam kandungan itu harus dijelaskan dalam Amdal.

Rahman menilai, keberadaan pabrik Smelter belum ada timbal balik yang baik bagi masyarakat sekitar. Mulai tenaga kerja sampai mencerdaskan masyarakat sekitar. “Seharusnya dibuatkan perguruan tinggi yang dibangun oleh Smelting,” ucapnya.

Sebelumnya, Humas Pemkab Gresik mengatakan, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto memastikan PT Freeport Indonesia (PTFI) membangun pabrik peleburan tembaga di Desa Roomo, Kecamatan Manyar Gresik. [wan]