Polisi Bekuk Pencuri dengan Modus Ban Kempes

0
261 views
Kapolres Gresik Adex Yudiswan memperlihatkan tersangka pencurian beserta barang bukti. (Foto: BG/Wan)
Kapolres Gresik Adex Yudiswan memperlihatkan tersangka pencurian beserta barang bukti. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Anggota Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik membekuk tiga orang pelaku pencurian yang menyasar pengendara mobil. Modus keduanya adalah memberi tahu jika ban mobil yang dikemudi kempes.

Dalam aksinya, ketiga pelaku berhasil menggasak uang korban senilai Rp 81 juta yang ditaruh dalam mobil pick Up Suzuki APV warna hitam Nopol w 8654 M. Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 2 Juni 2016 di Area SPBU Manyar, Gresik.

Korban bernama Ihwan Habibi (30), warga asal Desa Wotan, Panceng, Gresik. Peristiwa itu terjadi saat korban dalam perjalanan dengan istrinya selepas mengambil uang di Bank BCA di Jalan Dr.sutomo Gresik, sekitar pukul 13.00 Wib.

Kemudian, korban pulang menuju arah Panceng dengan mengendarai mobil miliknya. Sampai di Jalan Raya Manyar, korban diberitahu pengendara lainnya bahwa ban mobil sebelah belakang kiri kempes.

Korban pun berhenti di area SPBU Desa Manyarrejo Kecamatan Manyar, Gresik. Korban pun turun untuk mengecek kondisi ban belakang sebelah kiri. Saat itu juga, tas bayi berisi uang Rp 81 juta yang ditaruh di mobil digasak pelaku.

Saat itu pelaku diketahui berjumlah dua orang. Laki-laki yang mencuri uang milik korban mengendarai sepeda motor Yamaha Scorpio warna hitam nopol tidak diketahui. Korban pun langsung melaporkan kejadian ke Polsek Manyar.

Setelah mendapatkan informasi tentang terjadinya tindak pidana pencurian dengan modus tembak ban itu, petugas melaksanakan penyelidikan. Dari kamera CCTV di SPBU dan Bank BCA diperoleh ciri-ciri pelaku dan kendaraan.

Lalu pada Minggu 12 Juni 2016, petugas berhasil menangkap tersangka AH di rumahnya di Driyorejo, Gresik. Setelah itu, dilakukan pengembangan hingga kemudia berhasil membekuk dua orang tersangka lainnya berinisial SR dan MR.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku telah melakukan pencurian pada Kamis 2 Juni 2015, dengan cara seorang tersangka yakni SR duduk di bangku antre Bank BCA. Dia bertugas memantau para nasabah bank.

SR diketahui berperan mencari dan menentukan sasaran nasabah bank yang melakukan pengambilan uang tunai dalam jumlah banyak. Setelah itu, SR menghubungi MR dan AH yang telah menunggu sasaran di luar bank BCA.

Selanjutnya, MR dan AH membuntuti korban sampai pemberhentian lampu merah atau kemacetan. Lalu, tersangka AH dengan menggunakan antena radio, memasang paku yang terbuat dari jari-jari payung yang sudah dimodifikasi.

Paku tersebut dipasang pada ban mobil milik korban di bagian belakang kiri sambil membuntuti korban dari belakang hingga korban turun dari mobil untuk mengecek ban mobilnya.

Ketika korban turun dari mobil untuk mengecek ban, selanjutnya tersangka MR dan AH mendekati mobil dari arah kanan membuka pintu dan mengambil barang yang ada di dalam mobil milik korban. Lalu pergi meninggalkan TKP.

Sesuai keterangan para tersangka bahwa komplotan MR, AN dan SR juga pernah melakukan pencurian dengan modus serupa di 15 (lima belas) TKP berbeda di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik. (wan)