Bendung Gerak Sembayat Diharapkan Kurangi Dampak Banjir

0
989 views
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, didampingi Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim saat meninjau pembangunan Bendung Gerak Sembayat di Gresik, Jumat (19/2/2016). (Foto: BG/Wan)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, didampingi Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim saat meninjau pembangunan Bendung Gerak Sembayat di Gresik, Jumat (19/2/2016). (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, meninjau perkembangan pembangunan Bendung Gerak Sembayat di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah, Gresik, Jumat siang (19/2/2016).

Selain di dampingi oleh Dirjen Pekerjaan Umum Kementerian PUPR beserta rombongan, kedatangan Menteri Basuki ke lokasi proyek juga didampingi Mohammad Qosim, Wakil  Bupati Gresik yang baru saja dilantik dua hari yang lalu.

Kedatangan Menteri Basuki sempat molor dari jadwal semula yang direncanakan tiba pukul 11.00 Wib. Tapi romobongan menteri baru tiba di lokasi pembangunan Bendung Gerak Sembayat hampir pukul 12.00 Wib.

Bendung Gerak Sembayat. (Foto: BG/Wan)
Bendung Gerak Sembayat. (Foto: BG/Wan)

Setelah sholat Jumat, menteri bersama rombongan kembali ke lokasi Bendung Gerak. Di sana, dia sempat melihat semua pintu air bendung gerak yang berjumlah tujuh pintu air, dan menggunakan tipe vertikal fixed roler gete wieh flap.

“Air dari Bengawan Solo yang masuk ke Bendungan Gerak Sembayat tidak menimbulkan arus deras. Berbeda dengan aliran di bendungan yang ada di Bojonegoro maupun di Lamongan,” ujar pekerja proyek yang tak mau disebutkan namanya.

Bendung Gerak dibangun dengan biaya APBN 2011 hingga APBN 2016 sebesar Rp 7,22 miliar atau hampir Rp 1 triliun. Bendung Gerak Sembayat dibangun di atas areal seluas 15.700 km persegi, dengan daya tampung air 10 juta meter kubik.

“Kemudian, lebar Bendung Gerak Sembayat mencapi 161 meter, jauh lebih besar dari lebar aliran Bengawan Solo yang lama, yang hanya sekitar 100 meter,” kata Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim berharap keberadaan Bendung Gerak Sembayat dapat mengurangi dampak banjir Bengawan Solo di kawasan Gresik Utara yang meliputi Kecamatan Dukun, Bungah, Sedayu dan Ujungpangkah. [wan]