Buruh Gresik Tuntut UMK Rp 3,4 Juta Per Bulan

0
1,120 views

 

burh gresik demo ke surabaya

BeritaGresik.com – Ratusan buruh yang tergabung dalam federasi serikat pekerja metal Indonesia (FSPMI) menggelar unjuk rasa ke Kantor Disnakertrans dan Kantor Pemkab Gresik, Senin (16/11/2015). Mereka menuntut kenaikan Upah minimum Kota/Kabupaten (UMK) sebesar Rp 3,4 juta per bulan.

Setelah menyampaikan aspirsinya di halaman Kantor Disnaker Gresik, para buruh langsung bergerak ke Kantor Pemkab Gresik, karena pasa saat itu Kepala Disnaker sedang berada di Kantor Pemkab Gresik.

“Kita seharusnya tidak unjuk rasa di Kantor Disnaker dan Pemkab Gresik untuk menuntut UMK dan UMSK jika bahasa dewan pengupahan jelas dalam pengajuan UMK ke Gubernur,” kata orator dalam orasinya.

Dalam kesempatan itu, para buruh juga mendesak pejabat sementara (Pjs) Bupati Gresik Akmal Boedianto agar mengajukan UMK dalam bentuk tulisan yang besarnya mencapai Rp 3,4 juta per bulan.

“Kita meminta Pjs Bupati dan dewan pengupahan untuk merevisi pengajuan UMK Gresik tidak hanya kata-kata. Yang direkomendasi ke dewan pengupahan Provinsi Jatim bahwa UMK Gresik tertinggi se Jatim,” kata Ketua FSPMI Kabupaten Gresik Tris AD Susanto.

Dia menilai, selama ini Kabupaten Gresik tidak melaksanakan amanat Undang-undang ketenagakerjaan. Karena itu, selain menuntut kenaikan UMK, buruh juga mendesak Pemkab Gresik memberlakukan UMK Sektoral (UMKS) yang nilainya 15% di atas UMK.

Jika tuntutannya tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menggelar unjuk rasa selama tiga hari ke depan. “Teman-teman di Jatim akan ikut solidaritas di Gresik. Kita masih bertahan,” tegasnya. [abr]