Ketua PBNU Nusron Wahid Bangkitkan Ribuan Mahasiswa Menghadapi MEA

0
423 views

MALANG, BeritaGresik.com – Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid menantang para mahasiswa memiliki tiga hal pokok yang bisa dijadikan dasar dalam menghadapi  Masyarakat Ekonomi ASEAN yang mulai berlaku akhir 2015.

Ketiga hal itu adalah peningkatan kapasitas diri yang siap menghadapi kompetisi, berperilaku tidak konsumtif, serta melakukan gerakan meningkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi agar mandiri.

“Mahasiswa harus memiliki sikap kemandirian, mampu menahan diri dalam mengkonsumsi barang-barang impor dan menjadi agen perubahan guna menghasilkan produk pangan dan barang dalam negeri,” kata Ketua PBNU ini di depan 1.800 mahasiswa dalam acara orientasi kehidupan kampus mahasiswa baru, di Kampus Universitas Islam Malang (Unisma), Selasa (15/9/2015).

Pemberlakuan MEA, kata dia, memberi peluang sekaligus tantangan. Untuk itulah, Nusron mengajak mahasiswa agar dalam menghadapi MEA mampu meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan memiliki kualitas ilmu pengetahuan dan teknologi yang baik, maka Indonesia akan menang dalam persaingan dengan negara anggota Asean lainnya.

“Berkat MEA, ekspor berpeluang meningkat namun impor pun bisa bertambah. Terbuka kesempatan bagi kalian semua bekerja di negara-negara anggota Asean lainnya, namun pada saat yang bersamaan dokter-dokter Singapura, pengacara Malaysia bisa bekerja di Indonesia.”

Acara tersebut juga dihadiri Rektor Unisma Prof. Dr. H.Maskuri M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Unisma Nur Diana SE.M.Si serta civitas akademik lainnya.