Warga Pertanyakan Status Tanah Pasar Tambak

0
822 views
Puluhan warga desa Tambak bersama mahasiswa Bawean mendatangi Kantor Balai Desa Tambak Bawean, Senin (16/5/2016). (Foto: BG/Abr)
Puluhan warga desa Tambak gruduk Kantor Balai Desa Tambak Bawean, Senin (16/5/2016). (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Puluhan warga desa Tambak bersama mahasiswa Bawean mendatangi Kantor Balai Desa Tambak Bawean, Senin (16/5/2016). Warga mempertanyakan status tanah pasar desa yang diduga telah dijual per kapling oleh mantan kepala desa setempat.

Kedatangan puluan warga yang hendak beraudiensi dengan kepala desa beserta jajaran perangkat desa setempat mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Koramil Tambak.

Sekretaris aksi Muhammad Haris dalam forum audiensi mempertanyakan status kepemilikan tanah pasar tersebut apakah milik pribadi mantan kepala desa Tambak atau milik pemerintah.

“Dalam forum ini kami ingin mempertanyakan status kepemilikan tanah, sehingga ada info telah terjadi jual beli tanah pasar dengan cara dikapling,” papar Haris sambil memperlihatkan tanda bukti jual beli tanah.

Ditempat yang sama, mantan kepala desa Tambak Rahmat Ramali mangakui jika dirinya sudah menjual sebagian tanah pasar. Dia mengaku berani menjual tanah tersebut karena tanah pasar adalah milik orang tuanya.

“Memang ada yang saya jual, karena memang tanah orang tua kami, yaitu tanah negara yang sudah dikuasai oleh orang tua saya,” jelas Ramali.

Komandan Koramil Tambak Kapt. Inf. Bambang, K. dalam menengahi audiensi mengimbau agar persoalan status tanah pasar ditunda dulu, mengingat sejumlah pihak yang harusnya ada dalam forum audiensi waktu itu tidak hadir.

Pihak terkait yang tidak ada saat itu antara lain Kepala Desa Tambak, perwakilan dari Kecamatan Tambak, serta seluruh anggota BPD Desa Tambak. Kehadiran mereka dinilai penting untuk mengetahui duduk masalahnya.

“Kita tunda dulu persoalan ini samapai semuanya ada. Saya akan selalu koordinasi, harus ada BPD, kita tidak enak rapat ini tidak ada tuan rumahnya, pengguna kapling-kapling tersebut tolong dihadirkan juga,” kata Danramil. (abr)