Arkeolog Jogja Teliti Bangkai Kapal Kolonial di Laut Bawean

0
647 views
Foto: Illing Beku
Foto: Illing Beku

BeritaGresik.com – Sejumlah Arkeolog dari Badan Arkeologi Yogyakarta kembali melakukan penelitian terhadap bangkai kapal peninggalan kolonial Belanda yang tenggelam di laut Bawean, tepatnya di sekitar perairan Pulau Cina.

Penelitian yang dipimpin langsung oleh Heri Krisyanto kali ini dilakukan untuk melanjutkan penemuannya di tahun 2005 silam. Kala itu, tim peneliti dari Badan Arkeologi Jogja ini menemukan bangkai kapal di Pulau Ghusong, Gili.

Kapal dengan mesin uap peninggalan kolonial Belanda itu ditemukan pada jarak 500 meter utara Pulau Gili Bawean. Kapal tetsebut diperkirakan tenggelam di sekitar Pulau Gili pada tahun 1911.

“Sayangnya, setelah diteliti bangkai kapal yang masih tersisa hanya 10% saja, karena banyak pejarahan yang dilakukan pelaku besi tua, kemungkinan dari Madura, Gresik dan orang Bawean,” kata Heri kepada BeritaGresik.com, Minggu (15/5/2016).

Dalam penelitiannya kali ini, Badan Arkologi Jogja kembali menemukan bangkai kapal kolonial di pulau Cina. “Sudah diukur sekita 100 meter, namun peneliatian akan dilanjutkan pada tahun 2017 mendatang,” pungkas Heri. (gfr)