Pergaulan Bebas Pemicu Tingginya Pernikahan Dini di Gresik

0
885 views
Foto: Ilustrasi
Foto: Ilustrasi

BeritaGresik.com – Pergaulan bebas diduga sebagai penyebab tingginya angka pernikahan dini di Gresik. Data Pengadilan Agama Gresik mencatat, ada 69 pemohon Dispensasi Kawin (DK) pasangan di bawah umur pada 2015.

Sedangkan pada 2016, hingga Februari tercatat sudah ada sekitar 26 pemohon dan diputus sebanyak 16 pemohon DK. Angka itu diprediksi terus meningkat. Sebagian besar pemohon DK terdiri dari kalangan pelajar dari wilayah pedesaan.

“Bermacam-macam permasalahan. Pergaulan yang bebas salah satu pemicu permasalahan ini,” ungkap Humas Pengadilan Agama Gresik, Achmad Shofwan saat diwawancara sepekan lalu.

Maraknya pernikahan dini yang terjadi pada remaja puteri berusia di bawah 20 tahun masih menjadi fenomena di Kota Santri Gresik. Padahal, ada banyak resiko dan dampak buruk yang harus dihadapi mereka yang melakukannya.

Penekanan agar tidak terjadi adanya pernikahan dini di Kabupaten Gresik diakui telah dilakukan oleh Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Gresik.

“Remaja yang melakukan pernikahan sebelum usia biologis maupun psikologis yang tepat rentan menghadapi dampak buruknya,” kata Sekretaris Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kab. Gresik,¬†Miftachul Huda.

Menurut Huda, ada banyak efek negatif dari pernikahan dini, sebab mereka belum siap untuk menghadapi tanggung jawab yang harus diemban seperti orang dewasa. Karena itu, kedua belah pihak yang menikah harus sudah dewasa.

“Mereka harus bersinggungan dengan polapikir orang dewasa. Padahal, jenjangnya masih lah panjang. Nanti ujung-ujungnya cerai,” pungkasnya. (wan)