Rekrutmen Tenaga Harian Lepas Dinkes Gresik Diduga Sarat Kecurangan

0
1,674 views
Direktur LSM Bawean Cooruption Watch (BCW), Dari Nazar. (Foto: BG/Abr)
Direktur LSM Bawean Corruption Watch (BCW), Dari Nazar. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Pelaksanaan tes rekrutmen Tenaga Harian Lepas (THL) yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik diduga sarat kecurangan. Hal itu diungkapkan Direktur LSM Bawean Corruption Watch (BCW), Dari Nazar, Senin (15/2/2016).

Salah satu modusnya, ungkap Nazar, yakni mengikutsertakan peserta tes yang masih magang. Padahal, seharusnya mereka belum memenuhi syarat atau kreteria untuk mengikuti tes dalam rekrutmen THL yang dilakukan Dinkes.

Namun, peserta yang tidak memenuhi syarat itu bisa ikut tes menggantikan peserta lain yang namanya tercatat sebagai peserta tes dan memenuhi syarat serta sudah menjadi tenaga Sukwan di Puskesmas Tambak. Nama tersebut tiba-tiba dicoret tanpa alasan yang jelas.

Modus lain, kata Nazar, pihak pelaksana ditengarai sengaja meluluskan jalan bagi peserta yang tidak pernah mengabdi di Puskesmas Tambak. Tetapi, pada hari pengumuman mereka dinyatakan lulus dan berdinas di UPT Puskesmas Tambak.

Padahal, kriteria penilaian kelulusan tes menurut Nazar ditentukan oleh hasil ujian, penilaian pimpinan, lama Sukwan, lalu peserta tes setidaknya mengantongi surat keterangan dari kepala Puskesmas setempat sebagai tenaga Sukwan.

Nazar menilai, kejadian itu mencederai dan menganiaya rasa keadilan mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi. “Ini mencederai rasa keadilan mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi. Dan jelas-jelas ini banyak kejanggalan, ada permainan apa ini?” tanya Nazar.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Tambak dr. Azizah mengatakan, pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi untuj mengikuti peserta tes terhadap orang yang belum memenuhi syarat tersebut. “Endak, saya endak pernah memberikan rekom,” jawabnya singkat. (abr)