Jelang Adipura PKL Gresik Dilarang Jualan

0
1,061 views
Ilustrasi PKL
Ilustrasi PKL

BeritaGresik.com – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gresik, Senin (14/3/2016), melakukan persiapan matang menjelang finalisasi penilaian tim Adipura dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

Sejumlah langkah yang dilakukan sepeti mempercantik kawasan Kota Gresik dengan memperbanyak hutan kota, serta membersihkan setiap titik lokasi yang bakal dilewati oleh tim panilai Adipura.

Selain memperbanyak hutan kota, BLH Gresik juga melakukan penataan fasilitas pendukung, seperti penataan tempat sampah. Baik itu tempat pembuangan sementara (TPS) maupun tempat pembuangan akhir (TPA).

Penilaian tim Adipura dititik beratkan terhadap berbagai sektor, diantaranya penataan dan penjagaan pasar kota, perkantoran, taman kota, sekolah, tempat pembuangan sampah, serta kebersihan di tempat-tempat lain.

Soleh, salah satu pekerja yang diberi tugas membersihkan trotoar jalan mengatakan, bahwa penilaian Adipura berlangsung selama tiga hari, mulai sejak Minggu (13/3/2016) kemarin hingga Rabu (15/3/2016) besok.

“Saya bersama teman-teman bertugas menjaga kebersihan trotoar jalan dan memasang tempat sampah baru,” ujar Soleh.

Sementara itu, pedagang kaki lima (PKL) di Gresik terpaksa harus menghentikan aktivitasnya selama penilaian Adipura berlangsung. Untuk sementara, mereka tidak diperbolehkan berjualan di pinggir jalan.

Hal itu terkait dengan penilaian tim Adipura yang akan menilai seberapa tertib penempatan PKL di Hresik agar tidak sembarangan berjualan dipinggir jalan.

Shifa, salah satu pedagang baju muslim yang biasa membuka lapak di pinggir taman Bunderan GKB memahami jika larangan itu diberlakukan sentara untuk kepentingan penilaian Adipura.

“Selama tiga hari tidak jualan dulu, ada penilaian adipura” ungkapnya.

Selain area perkotaan, tim penilai Adipura dati KLH juga akan mengecek langsung tempat pembuangan akhir (TPA), setta menilai kelayakan tempat sampah. (wan)