Ada Pesantren di Lapas Kelas IIB Cerme

0
498 views
Peluncuran pesantren At-Taubah di Lapas Kelas IIB Cerme, Senin (13/9/2016).
Peluncuran pesantren At-Taubah di Lapas Kelas IIB Cerme, Gresik, Senin (13/9/2016).

BeritaGresik.com – Sebuah Pondok Pesantren diluncurkan di Lapas Kelas IIB di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Selasa (13/9/2016). Pesantren ini dikhusukan bagi ratusan narapidana (napi) di Lapas tersebut.

Pesantren At-Taubah itu diluncurkan atas kerjasama di antara pihak Lapas Kelas II B Cerme dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik.

Kepala Lapas Kelas IIB Cerme Khusnan menyebutkan, jumlah penghuni lapas atau santri saat ini berjumlah 412 orang. Lalu, salah satu program di Pesantren At-Taubah ini adalah menghafal Alquran.

“Nanti, kegiatan utamanya yaitu mengaji Al Quran. Santri yang hafal 3 juz akan mendapatkan reward serta sertifikat dari MUI. Bisa berupa pengajuan remisi dan lainnya,” kata Kusnan, Selasa (13/9/2016).

Menurut dia, selama ini kegiatan terkait keagamaan di Lapas sudah berjalan baik, namun kurang terarah. Dengan peluncuran pesantren yang melibatkan MUI dan Baznas, diharapakan program pembinaan lebih terarah dan terjadwal.

Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq memgatakan, Pesantren At-Taubah akan memanfaatkan waktu luang penghuni Lapas untuk diisi dengan kegiatan keagamaan seperti belajar Al-Quran, pengenalan hukum Islam dan lainnya.

“Dengan kegiatan yang terarah, kita harapkan mereka bisa menjadi warga negera yang baik, santun, serta tidak menganut paham radikal,” jelasnya.

Ketua Baznas Gresik yang juga Wakil Bupati Gresik, Moh. Qosim menuturkan, pesantren ini didirikan untuk membina mental dan pengetahuan agama para napi agar nantinya dapat diterima di masyarakat.

“Lembaga pemasyarakatan itu bukan sarana untuk menghukum tapi untuk membina agar menjadi warga negara yang baik,” ujarnya. (zr)