Angkot di Gresik Kini Mulai Pakai BBG

0
1,031 views
Pemkab Gresik fasilitasi angkot pakai BBG guna menciptakan udara bersih. (Foto: BG/Wan)
Pemkab Gresik fasilitasi angkot pakai BBG guna menciptakan udara bersih. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresikcom -Sejumlah angkot di Kabupaten Gresik mulai menggunakan bahan bakar gas (BBG). Langkah pemanfaatan BBG untuk angkot ini mendapat dukungan langsung dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sampai saat ini setidaknya sudah ada 9 angkot yang mendapatkan fasilitas pemasangan converter kit gratis dari Pemkab Gresik. Pemasangan sudah dimulai sejak hari ini, Rabu (13/4/2016) sampai beberapa hari ke depan.

Kepala Bagian Administrasi SDA, Adiana Setiawati melalui Kabag Humas Suyono mengatakan, pemasangan awal converter kit berkapasitas 10 liter ini digratiskan untuk angkot. Harga alat tersebut saat ini mencapai Rp 15 juta per unit.

“Untuk tahap awal kami hanya dijatah 9 unit yang didanai Corporate Social Responsibility (CSR) PT PGN Gagas. Setiap tahun akan kami usulkan untuk ada pemasangan lagi,” kata Suyono, Rabu (13/4/2016.

Sebelum pemasangan, Pemkab Gresik dan PGN Gagas terlebih dahulu melakukan sosialisasi. Mereka mencoba meyakinkan para sopir angkot tentang penggunaan gas yang aman dan hemat secara ekonomi.

“Mulanya banyak yang pingin pasang, tapi karena para supir tidak punya kewenangan terhadap kendaraannya, maka hanya 9 angkot saja yang siap dipasang,” kata Demi Yamiardi (32) dari PGN Gagas.

Pemasangan tabung dan seperangkat alat pada angkot dilaksanakan di tempat parkir belakang Kantor Bupati Gresik. Menurut Yamiardi, pemasangan alat tersebut sudah sesuai standar operasional dan keamanan yang telah ditetapkan.

“Untuk memasang satu unit converter kit type I ini membutuhkan waktu kurang lebih dua jam” jelas Yamiardi.

Sementara itu, Abdul (38), warga perumahan Bunder Asri atau pemilik kendaraan kijang tahun 2003 lyn SG yang mendapat jatah pemasangan converter kit gratis ini mengaku sudah sejak lama pihaknya ingin menggunakan BBG.

Dia juga mengaku pernah memakai kendaraan berbahan bakar BBG beberapa saat lalu saat di Jakarta. Namun, dirinya tidak tahu jika di halaman kantor Bupati Gresik ada stasion pengisian BBG umum untuk kendaraan.

“Kalau tahu mungkin sudah sejak dahulu saya memasang. Alhamdulillah saat ini dapat alatnya gratis” ucapnya.

Berdasarkan data dari Bagian Administrasi SDA Kabupaten Gresik, sampai akhir April nanti total kendaraan yang telah terpasang converter kit BBG sebanyak 81 kendaraan.

Masing-masing yakni kendaraan dinas milik Pemkab Gresik sebanyak 51 unit, kendaraan milik Yayasan Petrokimia Gresik 2 unit,  kendaraan PT Smelting 1 unit, kendaraan PT PJB Gresik 18 unit dan kendaraan angkot 9 unit. (wan)