CSR PJB Berencana Hijaukan Pantai Pasir Putih Bawean

0
750 views

IMG_5797-1024x683

Bawean, BeritaGresik – Perusahaan disamping sebagai institusi bisnis sudah selayaknya juga harus memikirkan dampak sosial dan lingkungan sekitarnya. Untuk itu, melalui Coorporate Social Responsibility (CSR), Pembangkit Listrik Jawa Bali (PJB) berencana menghijaukan kawasan wisata pantai Pasir Putih di Pulau Bawean.

Rencananya upaya penghijauan di kawasan wisata Pantai Pasir Putih yang terletak di Desa Sukaoneng Kecamatan Tambak ini akan dilakukan dengan cara menanam mangrove . Itu diungkapkan Samsul, salah seorang team survey CSR saat melakukan peninjauan lokasi di kawasan Pasir Putih, Selasa (10/11).

Rencananya lahan seluas 25 hektar di kawasan tersebut akan ditanami mangrove secara bertahap. “Kita tidak bisa langsung sekaligus menanam di areal seluas 25 hektar, mungkin 10 ribu bibit dulu, bertahap,” terang Samsul.

Pegiat lingkungan pasir putih H Afa’e menuturkan, saat ini sekitar 35 hektar kawasan pasir putih sudah menjadi hutan mangrove. Bahkan kawasan tersebut saat ini perlu segera dilakukan penjarangan. “Yang ini perlu dilakukan penjarangan, kalau tidak, lama-lama mangrovenya bisa mati,” jelas H Arfa’e.

Sementara di bagian barat Pasir Putih yang luasnya mencapai 25 hektar dirasa perlu dilakukan penanam bibit kembali. Hal itu dinilai sangat membantu banyak pihak terutama para nelayan. “Nanti kalau kawasan barat sudah menjadi kawasan hutan mangrove, akan menjadi tempat ikan, sehingga nelayanpun akan diuntungkan,” tambahnya.

IMG_5792-1024x683

Arfa’e menambahkan, untuk menanam mangrove seluas 1 hektar diperkirakan membutuhkan bibit sebanyak 3 ribu bibit, dan untuk kawasan pantai pasir putih hanya bisa dilakukan antara bulan Maret hingga April. “Kalau 1 hektar membutuhkan bibit sekitar 3 ribu, jadi kalau 25 hektar tinggal kalikan saja,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut pegiat lingkunan yang sudah dua kali mendapat penghargaan presiden itu kawasan pantai pasir putih tidak hanya menjadi pantai wisata karena pasirnya yang indah saja melainkan kawasan hutan mangrovenya juga bisa menjadi daya pikat tersendiri bagi wisatawan.

“Banyak manfaatnya mangrove ini, disamping menahan abrasi juga bisa menjadi hutan wisata mangrove”, pungkasnya. [abr]