Bupati Gresik Kantongi Tiga Nama Calon Sekda

0
898 views
Kantor Pemkab Gresik. (Foto: Dok. BG/As)
Kantor Pemkab Gresik. (Foto: Dok. BG/As)

BeritaGresik.com – Setelah melalui sejumlah proses, tim seleksi calon Sekda Gresik akhirnya menentukan tiga nama calon Sekda untuk disetorkan ke Bupati. Karena yang mendaftar ada lima orang, berarti ada dua nama pejabat yang tercoret dari bursa calon Sekda Gresik.

Tiga nama pejabat yang masuk bursa adalah M Najikh (Kepala Diskoperindag), Agus Budiono (Kepala Bapemas) dan Joko Sulistyo (Kepala Inspektorat). Sementara dua pejabat yang tercoret adalah Sumarno (Kepala BLH) dan Mulyanto (Kepala Disnaker).

“Ada tiga nama yang sudah terpilih. Selanjutnya, nama-nama itu diserahkan ke Bupati untuk ditentukan siapa yang bakal ditunjuk menjadi Sekda Gresik,” kata Nadlif, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Gresik, Rabu (10/8/2018).

Siapa yang terpilih untuk menjadi panglimanya PNS di Kabupaten Gresik, semua bergantung pilihan bupati. “Keputusannya ada di tangan bupati. Tim seleksi bertugas untuk menjaring calon saja,” sambungnya.

Proses seleksi untuk memilih calon Sekda Gresik sudah berjalan sejak beberapa waktu lalu. Setelah ada lima pendaftar, dilanjutkan tahap seleksi administrasi pada 28-29 Juli lalu. Dari proses tersebut, sudah ada satu nama yang tersisih, yakni Sumarno.

Setelah itu, empat calon lain terus menjalani seleksi lanjutan dalam uji kompetensi pada 4 Agustus serta uji kelayakan dan kepatutan pada 8 Agustus. Dalam proses ini, satu orang lagi tersingkir, yakni Mulyanto.

“Selanjutnya, tiga nama yang lolos tersebut bakal menjalani tes kesehatan pada 15-16 Agustus nanti,” tukas Kabag Humas Pemkab Gresik Suyono. Jika ketiganya berhasil melewati tahap ini, pada 19 Agustus nanti, nama-nama itu bakal diserahkan ke Bupati.

Jabatan Sekda Gresik sudah kosong sejak sejak ditinggal pensiun oleh pejabat sebelumnya, Mochammad Nadjib. Selama ini, Sekda Gresik dijabat sementara oleh Bambang Isdianto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU).

Bambang ditunjuk menjadi pelaksana tugas Sekda juga saat kursi kepemimpinan Bupati Gresik sedang kosong, ketika itu posisi Bupati Gresik dijabat oleh Pj Bupati Dr Akmal Boedianto.

Lalu, di periode kedua kepemimpinannya, Bupati Sambari belum bisa melakukan mutasi terhadap para pejabatnya karena belum memiliki Sekda definitif. (wan)