Menatap Lebih Dekat Pulau Bawean

0
608 views

BeritaGresik.com – Bawean adalah sebuah pulau yang terletak di Laut Jawa, sekitar 80 Mil atau 120 kilometer sebelah utara Gresik. Secara administratif sejak tahun 1974, pulau ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, dimana tahun sebelumnya sejak pemerintahan kolonial pulau Bawean masuk dalam wilayah Kabupaten Surabaya. Belanda (VOC) masuk pertama kali ke Pulau ini pada tahun 1743.

Bawean memiliki dua kecamatan yaitu Sangkapura dan Tambak. Jumlah penduduknya sekitar 70.000 jiwa yang merupakan pembauran beberapa suku dari pulau Jawa, Madura, Kalimantan ,Sulawesi dan Sumatera termasuk budaya dan bahasanya.

Penduduk Bawean kebanyakan memiliki mata pencaharian sebagai nelayan atau petani. Selain itu banyak juga di antara mereka yang menjadi pekerja di Malaysia dan Singapura. Sebagian besar di antara mereka telah memiliki status penduduk tetap di negara tersebut.

Selain di kedua negara itu, penduduk bawean juga menetap di Australia dan Vietnam. Etnis mayoritas penduduk Bawean adalah Suku Bawean dan suku-suku lain semisal Suku Jawa, Madura, Bugis, Mandar, Mandailing, Banjar dan Palembang.

Bahasa pertuturan mereka adalah bahasa Bawean. Bukannya bahasa Madura seperti yg dimaklumkan sebelum ini. Di Malaysia dan Singapura, penyebutan suku ini berubah menjadi “Boyan”. Mereka menyebut diri mereka orang Boyan, maksudnya orang Bawean.

Tokoh yang berasal dari Pulau Bawean yaitu Pahlawan Nasional Harun Thohir, Yahya Zaini, Syekh Zainuddin  dan beberapa lagi yang keturunan Bawean seperti Noh Alam Shah, Mahali Jasuli Datuk Aziz Sattar.[wan]