Kapal Tujuan Bawean-Gresik Tak Berlayar, 25 Tiket Pesawat Rombongan AOP Terancam Hangus

Rombongan AOP saat melakukan kunjungan di Pulau Bawean, Gresik. (Foto: BG/Abr)

BeritaGresik.com – Sebanyak 25 orang rombongan warga Malaysia dan Singapura keturunan Bawean terancam gagal berlayar ke Gresik. Ini disebabkan kapal dari Bawean menuju Gresik tidak diizinkan berlayar oleh pihak Syahbandar karena alasan gelombang tinggi.

Akibatnya, tiket pesawat rombongan yang tergabung dalam wadah AOP (Anak Keturunan Phebien) ini terancam hangus lantaran tidak ada kapal yang menyeberang dari Bawean ke Gresik.

Menurut Koordinator AOP Azroy Manaf, rombongan dijadwalkan terbang menuju Malaysia dan Singapura pada Kamis, (12/9/2019) mendatang, usai melakukan serangkaian kegiatan sosial di Bawean dan mengunjungi sanak keluarganya.

“Total rombongan semuanya ada 25 orang, penerbangannya pada hari Kamis jam 16.45 WIB. Kalau kapal dari Bawean tidak boleh berlayar, semua tiket pesawat hangus lah,” kata Azroy ditemui di Pulau Bawean, Selasa, (10/9/2019).

Karena itu, dia berharap pihak Syahbandar memberikan izin berlayar terhadap kapal yang akan menyeberang ke Gresik jika memang kondisi cuaca masih aman untuk berangkat.

“Saya melihat BMKG besok (Rabu, 11/9/2019_red) tinggi gelombang maksimal 2 meter pada pukul 13.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Mudah-mudahan kapal diperbolehkan oleh pihak yang berwenang,” harapnya.

Terpisah, Kepala Cabang Gresik PT Sakti Inti Makmur Reven S Putra mengatakan, sampai saat ini pihak kapal Express Bahari belum menerima surat pencabutan larangan berlayar dari KSOP Gresik, termasuk dari Syahbandar Bawean.

“Kalau dari KSOP Gresik sampai sekarang kami belum menerima surat pencabutan penundaan berlayar, tapi posisi kapal Express Bahari saat ini di Bawean. Jadi, untuk besok EB boleh berangkat atau tidak tergantung Syahbandar Bawean,” terang Reven.

Terkait hal ini, redaksi beritagresik.com mencoba untuk meminta keterangan dari Kasi Keselamatan KSOP Gresik Kusnadi. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum juga bisa dimintai konfirmasi. (abr)

No Response