Ratusan Warga Gresik Iringi Pemakaman Abdullah

0
4,610 views
Ratusan warga Gresik mengiringi pemakaman Abdullah Umar. (Foto: Istimewa)
Ratusan warga Gresik mengiringi pemakaman Abdullah Umar. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com – Ratusan warga di Gredik mengiringi proses pemakaman salah satu santri Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Abdullah Umar (12), yang menjadi korban perahu tenggelam di Bengawan Solo, Minggu (9/10/2016).

Putra KH Umar Thoha, Imam Masjid Jami’ Gresik tersebut dimakamkan di pemakaman umum di Desa Tlogopojok, Kecamatan Kota Gresik, Jawa Timur. Sebelum dimakamkan, Abdullah terlebih dulu disalatkan di Masjid Jami’ Gresik.

Salah seorang warga Gresik, Agus mengaku ikut berbela sungkawa atas meninggalnya Abdullah Umar yang tak lain merupakan salah satu putera tokoh masyarakat terkemuka di Kabupaten Gresik.

“Saya ikut prihatin dengan peristiwa tersebut. Mudah-mudahan keluarga tabah dan menerima kenyataan ini, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisinya,” tutur Agus.

Jenazah Abdullah dibawa ke pemakaman usai disalatkan di Masjid Jami' Gresik. (Foto: Istimewa)
Jenazah Abdullah dibawa ke pemakaman usai disalatkan di Masjid Jami’ Gresik. (Foto: Istimewa)

Meninggalnya Abdullah juga mendapat perhatian para netizen. Salah satu netizen Kundian Rofikoh turut berbela sungkawa atas meninggalnya Abdullah.

“Insyaallah mati sahid. Subkhanallah almarhum rela berkorban demi menyelamatkan adiknya dan temannya terlebih dahulu, sampai akhirnya beliau kelelahan dan terbawa arus,” tulisnya.

Tim SAR menemukan Jenazah Abdullah Umar pada Sabtu (8/10/2016) di sekitar lokasi tenggelamnya perahu yang ditumpangi di Bengawan Solo. Peristiwa naas itu terjadi pada Jumat (7/10/2016).

Selain Abdullah Umar, santri korban perahu tenggelam asal Gresik lainnya adalah M. Barikly Amry (12). Almarhum mrrupakan putra Khoirul Umam warga Desa Leran Kecamatan Manyar. (zr)