PT KAI Aktifkan Kembali Stasiun Indro Gresik

0
2,657 views
PT KAI melepas perjalanan perdana kereta api barang dari Stasiun Indro Gresik menuju Jakarta. (Foto: BG/Wan)
PT KAI melepas perjalanan perdana kereta api barang dari Stasiun Indro Gresik menuju Jakarta. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional 8 Surabaya, hari ini, Jum’at (9/9/2016) melepas perjalanan perdana KA Barang mengangkut peti kemas dari Stasiun Indro Gresik menuju Jakarta.

Stasiun Indro sudah tidak difungsikan sejak 2009 silam, hingga akhirnya dilakukan reaktivasi untuk mendukung kemudahan angkutan logistik.

Direktur Komersial PT KAI Bambang Eko Martono mengatakan, pengaktifan kembali jalur lama sebagai upaya mendukung sistem logistik nasional. Selama ini diakui Bambang sistem logistik masih terpusat.

“Selama ini kalau melakukan pengiriman, dari Surabaya dulu baru ke Jakarta. Kalau dari sini (Gresik) kan lebih enak, biaya akan lebih murah,” kata Bambang disela pelepasan KA barang perdana di Stasiun Indro Gresik, Jum’at (9/9/2016).

Selain di wilayah Daop 8, reaktivasi juga dilakukan di daerah lainnya. Bambang menyebut misalkan saja di Daop IV, nantinya ada keberangkatan baru dari Brumbung, Jakarta, selanjutnya ke Semarang Poncol.

“Dan nanti itu bisa ke Surabaya atau Jakarta,” terangnya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Gatut Sutiyatmoko menjelaskan, dengan reaktivasi yang dilakukan diharapkan dapat mengurai kemacetan di jalan raya, terlebih Gresik merupakan daerah yang padat.

“Gresik selain membutuhkan transportasi darat, juga membutuhkan transportasi KA. Ini sekaligus dapat mengurai kemacetan. Ini juga keinginan Pak Bupati Gresik Sambari Halim,” ucapnya.

Untuk KA logistik dari stasiun Indro, tahap awal ada 30 gerbong peti kemas atau setara 60 teus yang Pulang Pergi Gresik-Jakarta. Richmaunt Agro Chem, menjadi perusahaan pertama yang mengirimkan pupuk dan bahan baku pupuk ke Gresik dan dari luar Gresik.

“PT Richmaunt yang pertama kali menjalankan prodaknya melalui angkutan peti kemas,” paparnya.

Ke depan, Gatut mengatakan bukan tidak mungkin dengan dibukanya stasiun Indro akan terkoneksi dengan pelabuhan Gresik, dan bisa dimanfaatkan sebagai angkutan penumpang.

Agar konektivitas dengan pelabuhan dapat berjalan, Gatut mengaku PT KAI telah menjalin komunikasi intensif dengan Pemkab Gresik. Namun ada kendala yang harus mendapatkan jalan keluar, salah satunya pembebasan lahan.

“Ya tergantung koordinasi PT KAI dengan Pemkab Gresik terkait langkah-langkah apa yang ditempuh. Karena itu harus melakukan penertiban rumah warga, sebab jalur yang terkoneksi dengan pelabuhan itu sudah berdiri rumah warga,” tuturnya.

Sementara itu, Ali Safek, Presiden Direktor Richmaunt Agro Chem menjelaskan, dengan dioptimalkannya KA logistik dapat merubah pergerakan sarana transportasi dari yang semula menggunakan truk kini beralih ke KA.

Selain di Daop 8, beberapa Industri diakui Ali juga telah memanfaatkan KA logistik.

“Di daerah lain seperti PT Timur Raya, PT ROM Solo itu bergerak dibidang pupuk sepakat untuk ikut. Ada perusahaan transportasi yang menyatu dengan kita sepakat mendevelop semen dan bahan baku semen,” paparnya.

Sebelum dioperasionalkan pada awal bulan (1/9/2016), PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan uji coba jalur Kereta Api barang Jakarta – Gresik, Jawa Timur.

Pada uji coba terakhir ini, Kereta Api barang membawa 30 rangkaian Gerbong peti kemas berisi barang dari Jakarta yang sedianya akan berhenti di Stasiun Kalimas Surabaya, namun diujicobakan berhenti sejenak di Stasiun Indro. (wan)