Bayi Berkepala Dua Dirawat di RS Ibnu Sina

0
1,498 views
Bayi berkepala dua lahir di RS Ibnu Sina Gresik.
Bayi berkepala dua lahir di RS Ibnu Sina Gresik.

BeritaGresik.com – Seorang bayi jenis perempuan di Gresik terlahir dengan kondisi memiliki dua kepala. Bayi dari pasangan Wahyudin (32) dan Sri Wahyuni (33) itu masih dirawat intensif di ruang bersalin Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik.

Ayah sang bayi, Wahyudin, mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum bayinya lahir. Bahkan, dia mengaku ibunya juga tidak pernah bercerita apa-apa terkait kondisi bayi saat masih dalam kandungan.

“Sebelum bayi kami lahir, saya sendiri tidak mendapat firasat apa-apa. Belum tahu kalau ibunya, mulai mengandung sampai lahir ibunya enggak pernah cerita,” kata Dianto kepada wartawan, Selasa (9/8/2016).

Sementara ibu bayi belum dapat diminta keterangan karena masih harus menjalani perawatan intensif. Apalagi, proses persalinan dengan tidak normal, tapi dilakukan lewat operasi pembedahan (caesar) di RS Ibnu Sina.

Wahyudin, warga asal Jalan Kapten Darmo Sugondo Gresik menyerahkan sepenuhnya kepada pihak rumah sakit. Dia berharap adanya bantuan perawatan dari pemerintah daerah.

“Sepenuhnya, kami serahkan perawatan bayi kedua kami kepada pihak rumah sakit, dan kami berharap ada bantuan untuk kesembuhan putri kedua kami,” ucap pria yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima di kawasan GKB itu.

Wakil Direktur Bidang Pelayanan RS Ibnu Sina, Maftukhan mengatakan, diagnosa awal kondisi bayi kembar, namun setelah dilakukan operasi cesar, bayi diketahui mempunyai dua kepala.

“Kondisi bayi saat pertama lahir adalah sesak, dengan berat badan 4.200 gram dan panjang 43 cm, serta mempunyai kepala dua, jumlah tangan dua dan kaki dua, berjenis kelamin perempuan,” jelas Maftukhan.

Menurut dia, dokter ahli yang diturunkan pada saat operasi sempat mendapatkan kesulitan, namun karena tim bekerja sama secara solid, bayi tersebut dapat dioperasi dengan selamat.

“Kita sudah koordinasi dengan tim ahli bayi kembar yang ada di RSUD Dr Soetomo Surabaya, namun belum mendapatkan jawaban. Sehingga, saat ini kita tetap kondisikan bayi di RS Ibnu Sina agar tetap terjaga secara sehat,” ujarnya. (as)