Penambahan Frekuensi Penerbangan ke Bawean Tunggu Persetujuan Pusat

0
429 views
Bandara Harun Thohir Bawean. (Foto: Dok. BG)
Bandara Harun Thohir Bawean. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Izin penambahan frekuensi penerbangan dari Bandara Internasional Juanda ke Bandara Harun Thohir di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim) diharapkan sudah keluar jelang arus mudik lebaran.

Penambahan frekuensi penerbangan ke Pulau Bawean tersebut dirasa penting sebagai antisipasi arus mudik Lebaran. Apalagi selama ini animo masyarakat untuk menggunakan mode transportasi udara ke Pulau Putri itu sangat tinggi.

Kepala Unit Pelaksana Kelas III Bandara Trunojoyo yang juga membawahi Bandara Harun Thohir di Pulsu Bawean, Wahyu Siswono mengatakan, surat izin penambahan penerbangan sudah diajukkan ke Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan.

Menurut dia, saat ini tinggal menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. Wahyu berharap pengajuan bisa segera disetujui dan diterapkan sebagai antisipasi tingginya animo masyarakat menggunakan pesawat menuju Bawean.

“Kami berharap pengajuan izin penerbangan tambahan juga berlaku seterusnya. Untuk itu, kami juga akan menyesuaikan jadwal tambahan ke Bawean itu dengan moda transportasi laut,” kata Wahyu, Rabu (8/6/2016).

Dia menjelaskan, penerbangan rutin yang berlaku saat ini menuju ke Pulau Bawean hanya melayani setiap Selasa dan Kamis dengan menggunakan maskapai PT Airfast Indonesia dari Bandara Internasional Juanda Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan dan LLAJ Jatim Wahid Wahyudi mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi, permintaan atau penumpang menuju Pulau Bawean sangat tinggi. Karena itu, perlu dilakukan penambahan penerbangan.

“Kalau tiga kali seminggu mungkin bisa membuat penumpang senang karena tidak perlu antre jika ingin menggunakan jasa pesawat dari Surabaya ke Bawean,” ucapnya. (as/ant)