Warga Bahas Semen Rembang dengan Komnas HAM

0
390 views

JAKARTA, BeritaGresik.com – Rombongan Warga Asli Rembang Ring 1 mendatangi kantor Komnas HAM untuk mengklarifikasi kondisi dan situasi terkini di Ring 1 Pendirian Pabrik Semen Indonesia. Warga sampai di kantor Komnas HAM tepat pada Rabu, 8 april 2015 pukul 14.30 WIB.

Rombongan yang berjumlah 16 orang tersebut bermaksud menyampaikan situasi terkini di wilayah Ring 1 Pendirian Pabrik semen di Rembang. Hal ini dilakukan karena banyaknya pemberitaan-pemberitaan di berbagai media yg selalu mengekspos ketegangan diantara warga.

Rombongan ke Komnas HAM bermaksud menyampaikan apabila warga yang mayoritas mendukung pendirian pabrik Semen Indonesia tidak terjadi perselisihan dengan sebagian kecil warga yang menolak pendirian Pabrik Semen Indonesia sebagaimana yang ramai di media. Rombongan yang mewakili mayoritas warga yang mendukung pendirian Pabrik Semen ini bermaksud meminta Komnas HAM agar turut membantu menjaga kerukunan warga yang selama ini terjalin hingga saat ini. Mereka merasa khawatir dengan adanya isu di media yang seakan-akan ada polemic berlebihan diantara warga, serta ketakutan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab melakukan intervensi dan provokasi terhadap warga.

Dalam kesempatan ini, 8 orangg perwakilan dari rombongan yang turut serta menemui salah satu Komisioner Komnas HAM Muhammad Nurkhoiron.

Dalam pertemuan yg berlangsung terbatas tersebut, Ibu Trinigsih, salah satu guru PAUD di Timbrangan, mengatakan bahwa pabrik semen indonesia ini bagus untuk masa depan anak cucu kita nanti, sehingga dengan adanya pabrik Semen Indonesia taraf hidup masyarakat Rembang diharapkan dapat meningkat. Ia menyampaikan, hal tersebut dinilainya sebagai solusi bagi masalah penggangguran.

Hal senada juga diungkapkan oleh bapak sholeh, bahwasanya saaat ini dalam pembangunan pabrik semen di rembang sudah banyak tenaga kerja dari desa Kadiwono yang dilibatkan.

“Oleh karena itu saya mewakili warga Kadiwono mengatakan bahwasanya kami sudah klop dengan semen Indonesia,” ujarnya.

Pak Joko, warga desa Tegaldowo juga menyatakan hal senada. Menurutnya, apapun hasil dari sidang Putusan di PTUN Semarang nanti jangan sampai ada intervensi dari pihak manapun.

Pak sarki, warga Pasucen menjelaskan apabila warga sudah banyak menerima bantuan dari PT Semen Indonesia seperti untuk pembangunan masjid-masjid di sekitar pabrik semen.

“Maka dari itu kami merasa terpanggil dan kami merasa memiliki hak untuk mendukung Semen Indonesia yang harus berdiri di daerah kami sehingga nantinya hasil dari pembangunan PT. Semen Indonesia banyak yang mendapatkan kesejahteraan, kemakmuran, untuk keluarga dan mayarakat Rembang dan sekitarnya,” harapnya.

Sebelumnya, secara tidak sengaja, 16 rombongan warga tersebut berpapasan dengan Sukinah beserta beberapa orang yang selama ini menolak adanya pendirian pabrik Semen Indonesia di Rembang. Dalam kesempatan tersebut, 16 warga yang menginginkan kedamaian antar warga serta kesejahteraan warga tampak bersahabat dengan beberapa warga yang selama ini kontra. Mereka berjumpa di kantor Komnas HAM. Keduabelah pihak saling melontarkan canda-tawa, dan dari wajahnya tampak begitu riang-gembira. []