Massa Buruh Blokir Gerbang PT. Sekawan Intiplast

0
1,360 views
Puluhan anggota Polres Gresik melakukan pengamanan aksi mogok puluhan massa buruh di PT Sekawan Intiplast. (Foto: Lest)
Puluhan anggota Polres Gresik melakukan pengamanan aksi mogok puluhan massa buruh di PT Sekawan Intiplast. (Foto: Lest)

BeritaGresik.com – Langkah pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan karyawan kontrak PT. Sekawan Intiplast (SIP) yang dipekerjakan melalui PT. Amanah Amarta berbuntut panjang. Mereka kembali menggelar unjuk rasa di depan perusahaan itu, Kamis (8/8/2016).

Aksi lanjutan yang dilakukan sekitar 70 karyawan kontrak PT. Amanah Amarta ini berlangaung sejak pukul 06.00 WIB di depan gerbang PT. Sekawan Intiplast yang berlokasi di Jalan Semeru Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Puluhan massa tersebut tergabung dalam KC FSPMI Surabaya. Aksi mogok ini digelar terkait dirumahkan atau PHK secara sepihak terhadap 170 orang karyawan kontrak PT Amanah Amarta.

Massa demonstran menuntut Agar karyawan yang dirumahkan dibayar sesuai aturan yang berlaku. Massa juga menuntut agar dijadikan sebagai karyawan tetap PT. Sekawan Intiplast.

Aksi mogok kerja ini dilakukan dengan cara mendirikan tenda di depan PT. Sekawan Intiplast dan memblokir pintu gerbang perusahaan. Mereka duduk dan memarkir mobil komando FSPMI Surabaya selama kurun waktu 24 jam.

Dengan begitu, maka akses jalan keluar masuk untuk kendaraan roda empat maupun kendaraan bermuatan barang terhambat. Hanya kendaraan roda dua saja yang bisa keluar masuk perusahaan.

Mereka bahkan melarang karyawan lain yang hendak masuk kerja. Massa sempat anarkis dengan mendorong anggota kepolisian yang sedang melaksanakan tugas pengamanan selama aksi berjalan.

Aksi mogok itu mendapat pengawalan dari kepolisian. Petugas dari anggota Polres Gresik melakukan apel gabungan di depan PT. SIP. Kekuatan ditambah dengan 1 pleton anggota Sat Bromob. (lest/as)