Bupati Gresik Resmikan Tugu Lontar

No comment 2408 views

Peresmian Tugu Lontar yang terletak di Perempatan Kebomas Gresik pada Rabu (7/8/2019) malam. (Foto: BG/As)

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto meresmikan Tugu Lontar yang terletak di Perempatan Kebomas Gresik, Rabu (7/8/2019) malam.

Peresmian tugu terswbut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan dokumen oleh President Director PT Smelting Hiroshi Kondo kepada Bupati Gresik Sambari.

Dalam kesempatan itu, Sambari menyampaikan terima kasih kepada PT Smelting yang telah menghibahkan Tugu Lontar kepada masyarakat Gresik.

“Saya berharap apa yang telah dilakukan oleh PT Smelting ini bisa diikuti oleh Perusahaan yang lain,” harap Sambari.

Dia mengungkapkan, jika terdapat banyak monument yang telah dibangun di Gresik dimasa kepemimpinannya. Setelah ini dikatakan akan ada monumen Gardu Suling, Gajah Mungkur dan monumen Perahu Syahbandar.

Hiroshi Kondo, President Director PT Smelting mengatakan, bahwa pembangunan Tugu Lontar merupakan bentuk sumbangsih pihaknya kepada masyarakat dalam mempercantik kota Gresik.

“Saya berharap masyarakat ikut memiliki dan menjaga keberadaan tugu lontar ini agar bisa lebih bermanfaat, terutama untuk menambah keindahan kota Gresik,” ujarnya dengan Bahasa Indonesia yang agak terpatah-patah.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menambahkan, tugu yang dibangun sejak 3 Desember 2018 lalu itu merupakan hasil kerjasama antara Pemkab Gresik dengan PT Smelting. Bahkan, seluruh biaya pembangunan berasal dari PT Smelting.

“Tugu Lontar dibangun sebagai monumen kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan PT Smelting. Seperti keinginan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Mr. Hiroshi Kondo,” jelasnya.

Keberadaan Tugu Lontar ini diharapkan dapat mempercantik Kota Gresik. Tugu Lontar menjadi penanda semangat bersama dalam mencapai kemajuan dan memberi warna baru untuk Gresik.

Tugu Lontar dirancang oleh Ir Daniel Mirmanoe Candra Sujanto, arsitek lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Dia juga dikenal sebagai perancang Tugu Pelangi Surabaya.

Tugu Lontar atau Sculpture Lontar merupakan karya seni kontemporer yang menggabungkan dua tema dari dua kebudayaan yang berbeda, yakni Indonesia dan Jepang. Lontar adalah salah satu media tulis yang menjadi sejarah kebudayaan Indonesia yang sangat tinggi pada zamannya.

Perlu diketahui, Tanaman Daun Lontar tumbuh di Gresik sampai sekarang. Sedangkan Kirigami merupakan seni memotong dan melipat yang menjadi bagian dari kebudayaan Jepang.

Ada Empat elemen penting di dalam Tugu Lontar yaitu, Puncak Lontar terbuat dari kuningan berwarna emas yang melambangkan kemakmuran. Bentuk Kirigami Lontar merupakan perpaduan kerjasama harmonis Indonesia-Jepang. Bilah Metalik sebagai lambang kekuatan dan modernisasi. Sedangkan air terjun sebagai oase lambang kesegaran dan kemakmuran.

Filosofi Tugu Lontar adalah iron atau silver plate perlambang kuatnya perindustrian di Gresik. Pebbles zen berarti membawa ketenangan, kerapian, dan kedisiplinan. Brass plate (gold) perlambang glory atau Gresik yang menuju masa keemasannya.

Bentuk kirigami lontar adalah seni Jepang yang berpadu kelokalan Gresik. Water fountain, elemen air perlambang sejarah Gresik sebagai salah satu pusat penyebaran Agama Islam yang terus mengalir bagai oase yang menyejukkan.

Peresmian tugu lontar sempat menyedot perhatian masyarakat Gresik. Dengan berjubelnya masyrakat yang ingin menyaksikan, maka jalan di Perempatan Kebomas ditutup total. (sdm/as)

No Response