Pasangan Berkah Nilai Panwaslu Tidak Profesional

0
3,428 views
Pasangan Berkah menanyakan kedua pelaku money politic yang dilepas Panwaslu Gresik, Senin (7/12) (Foto: BG/Wan)
Pasangan Berkah mendatangi Kantor Panwaslu Gresik, Senin (7/12). Mereka menanyakan kedua pelaku money politic yang dilepas Panwaslu Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Gresik Khusnul Huluq-Achmad Rubaie (Berkah) menilai Panwaslu Gresik tidak profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelenggara pilkada. Itu mengacu pada lepasnya dua tersangka pelaku money politic.

Calon wakil bupati Gresik Achmad Rubaie mengaku pihaknya telah menjadi korban dari tindakan penyelenggara pemilu dalam hal ini Panwaslu Gresik yang dinilai tidak profesional. Dia mengaku sedih atas tindakan tidak profesional Panwaslu.

“Saya ini menjadi korban dari penyelenggara pilkada yang tidak profesional. Ibarat sepak bola, ini melawan wasit, gitu loh. Kan berat,” kata Rubaie kepada wartawan di Gresik, Senin (7/12/2015).

Dia juga mengaku sedih karena penyelenggara di tingkat paling bawah dalam hal ini KPPS terlibat dalam tindakan money politic. Padahal, seharusnya mereka mencegah terjadinya praktik politik uang dalam pilkada.

“Saya sedih, karena unsur penyelenggara paling bawah, yang namanya ketua KPPS bersama anggota KPPS menyebarkan uang beserta C-6, dan mengarahkan kepada salah satu paslon,” ujarnya. [wan]