Temukan 2 ABK Dewaruci, 2 Polisi Diberi Penghargaan

0
530 views
Kapolres Gresik memberikan penghargaan kepada dua anak buahnya yang bertugas mengevakuasi korban kapal karam di perairan Gresik. (Foto: BG/Wan)
Kapolres Gresik memberikan penghargaan kepada dua anak buahnya yang bertugas mengevakuasi korban kapal karam di perairan Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Dua anggota Polres Gresik mendapat penghargaan dari Kapolres Gresik AKBP Kapolres Adex Yudiswan atas jasanya dalam menangani proses evakuasi ABK korban kapal karam di Perairan Gresik, sepekan lalu.

Kedua anggota Polres Gresik tersebut di antaranya Brigadir Taufiq dan Brigadir Sangga Prahara. Mereka tercatat sebagai anggota Satpolair Polres Gresik yang turut serta dalam penyelaman untuk mencari para korban ABK KM Dewaruci.

“Ini sebagai rasa ungkapan terima kasih kami saja kepada Brigadir Taufiq dan Brigadir Sangga Prahara, atas jasanya menangani dan mengevakuasi korban,” tutur Kapolres Gresik AKBP Adex Yudiswan, Senin (7/11/2016).

Sampai saat ini, tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 2 dari 4 ABK KM Dewaruci yang diduga terjebak dalam kapal. Kedua korban yang telah berhasil dievakuasi yakni Andre Ary Laksamana Saragih (21) dan Ricardo alias Pendi.

“Untuk dua korban yang belum ditemukan, proses pencariannya kami lanjutkan pada hari ini, dengan pencarian kami fokuskan di sekitaran ruang mesin kapal,” jelasnya.

Brigadir Sangga Prahara mengatakan, tim gabungan dari Ditpolair Jawa Timur, Satpolair Polres Gresik, serta Basarnas, hari inu kembali melanjutkan proses pencarian ABK KM Dewaruci Perkasa.

“Prediksi kami, dua korban yang belum ditemukan memang masih terjebak di dalam ruang mesin kapal. Kami belum bisa mencapai ruang mesin, karena arus dasar laut yang cukup kuat, yang membuat jarak pandang terbatas,” kata Sangga.

Keeulitan lainnya, ruangan mesin kapal yang berada tak jauh dari dasar laut saat inu sudah dipenuhi oleh lumpur. Kondisi itu dirasa sangat menyulitkan bagi para penyelam dalam upaya melakukan pencarian dan proses evakuasi korban.

Dengan ditemukannya Andre dan Pendi yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa, kini tinggal dua ABK lagi yang belum diketahui nasibnya, yakni atas nama Andri dan Laode Deolo. (wan)