Bupati Gresik Serahkan Kasus Haji Pembawa Uang Rp6,2 M ke Kemenag

0
1,241 views
Ilustrasi jamaah haji Indonesia.
Ilustrasi jamaah haji Indonesia.

BeritaGresik.com – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyerahkan kasus tiga jamaah haji asal Gresik yang diketahui membawa uang senilai Rp6,2 miliar, ke kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik.

“Saya serahkan semuanya ke Kemenag Gresik untuk proses selanjutnya seperti bagaimana,” kata Sambari kepada wartawan di Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Jumat (7/10/2016).

Sambari mengaku sudah mendengar informasi terkait tiga warganya yang kedapatan membawa uang di atas ketentuan. Bahkan ketiganya sempat ditahan oleh imigrasi Bandara Amir Mahmud bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

“Informasinya memang ketiganya adalah warga saya di Gresik, tapi saya belum tahu secara detil karena masih mengetahuinya melalui media massa,” ucapnya

Pemkab, kata dia, lebih memilih menunggu laporan dari Kemenag Gresik sembari melakukan koordinasi untuk menindaklanjuti kasus ini, termasuk terkait kabar pembebasan ketiga jamaah tersebut.

“Kemenag selaku penanggung jawab dan saya nanti khawatir keliru kalau menyampaikan informasi sekarang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ahmad Dumyathi Basori di Madinah, menyampaikan bahwa ketiganya telah dibebaskan.

Ketiga jamaah tersebut adalah Ansharul Adhim Abdullah (47) dengan nomor paspor B3924641, beralamat di Tebaloan Gresik, Sri Wahyuni Rahayu (36), nomor paspor A4227775, istri Ansharul Adhim Abdullah, serta Rochmat Kanapi Podo (58) nomor paspor B3724068, asal Dusun Betiring Gresik.

Ketiga jamaah itu ditahan setelah diketahui membawa uang dalam bentuk dolar AS, euro dan riyal, melebihi ketentuan pihak imigrasi Arab Saudi yaitu sebanyak 60.000 riyal. (ant/as)