7 Santri Tenggelam, 3 Korban Warga Gresik

0
2,902 views
Tim SAR melakukan pencarian korban santri tenggelam di Bengawan Solo.
Tim SAR melakukan pencarian korban santri tenggelam di Bengawan Solo.

BeritaGresik.com – Sebanyak 7 santri pondok pesantren Langitan, Kecamatan Widang Tuban, dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Jumat (7/10/2016), sekitar pukul 09.00 WIB.

Dari 7 santri yang dinyatakan hilang, 3 diantaranya terdapat warga Gresik. Ketiganya yaitu, Abdullah Umar Warga Bedilan, Moh Barikly Amry warga Leran, Kecamatan Manyar dan Lujaini Dani warga Gandeng Kecamatan Manyar.

Sementara 4 korban lainnya berasal dari berbagai daerah, yaitu M Afiq Fadli warga Bulakamba, Brebes. Lalu, Muh. Arif Mabruri warga Ngampal, Sumberrejo, Bojonegoro, Muhsin warga Pacar Kembang Tambaksari Surabaya dan Rizki Nur Habib warga Seituan, Deli Serdang.

Proses pencarian terhadap 7 santri yang dinyatakan masih hilang terus dilakukan. Bahkan, proses pencarian korban dipimpin langsung oleh Kapolres Tuban AKBP Fadli Samad.

“Pencarian korban di Bengawan Solo dipimpin langsung Bapak Kapolres Tuban dengan memanfaatkan tiga perahu karet,” kata Kasubag Humas Polres Tuban AKP Elis Suendayati di lokasi kejadian di tepi Bengawan Solo.

Pencarian korban kata AKP Elis dibantu BPBD Tuban dan Lamongan. Pencarian dilakukan dengan melakukan penyisiran menggunakan tiga perahu karet di Bengawan Solo ke arah hilirnya dari titik lokasi perahu tenggelam di Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban.

“Perahu tenggelam sekitar tiga meter dari tepi. Ada satu perahu dari masyarakat ikut membantu kita larang, sebab arusnya deras dan mereka tidak dilengkapi perahu,” imbuhnya.

Dari keterangan yang diperoleh, perahu berpenumpang 25 santri itu tenggelam diduga akibat penumpang mengelompok sehingga ketika akan berbelok kemudian tenggelam. Sebanyak 18 santri berhasil selamat dan 7 orang belum ditemukan. (ant/as)