7 Santri Langitan Tenggelam di Bengawan Solo, BPBD Gresik Siaga

0
1,633 views
Ilustrasi kesiapan petugas BPBD
Ilustrasi kesiapan petugas BPBD

BeritaGresik.com – Sebanyak 7 satri dari Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, dikabarkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jumat (7/10/2016).

Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik langsung siaga. Itu dilakukan sebagai persiapan jika diminta membantu proses pencarian 7 santri mengingat muara Bengawan Solo berada di Kabupaten Gresik.

“Tim SAR dengan kekuatan 15 personil dari Surabaya sudah meluncur. Tim BPBD Tuban dan Lamongan juga sudah di lokasi. Kami siaga menyiapkan perahu karet jika sewaktu-waktu diminta bantuan oleh BPBD Tuban,” kata Kepala BPBD Gresik Abu Hassan, dikutip SURYA.

Hassan mengaku sudah berkoordinasi dengan BPBD Tuban dan Lamongan. Namun, hingga kini keterlibatan BPBD Gresik masih belum dibutuhkan.

“Sedangkan untuk proses pencarian di Bendung Gerak Sembayat (BGS) bisa digunakan tetapi lokasi korban tenggelam berada jauh,” jelasnya.

Kejadian naas itu bermula saat 25 santri Ponpes Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban naik perahu untuk menyeberang ke pasar, Jumat (7/10/2016) sekitar pukul 09.00 Wib.

Saat perjalanan pulang, tiba-tiba perahu yang ditumpangi 25 santri tersebut tenggelam karena terlalu berat. 18 santri selamat dan 7 santri masih dicari. (zr)