Demo DPRD Gresik, Massa Tuntut Berantas Pungli di Sekolah

0
893 views
Puluhan aktivis berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Gresik. (Foto: BG/Wan)
Puluhan aktivis berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Gresik. (Foto: BG/Wan)

BeritaGresik.com – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Komite Pendidikan Gratis dan Bermutu menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Rabu (7/9/2016).

Mereka menuntut DPRD Gresik agar mendorong terwujudnya pendidikan gratis dan berkualitas. Selain itu, massa pengunjuk rasa juga menuntut DPRD untuk memastikan lembaga pendidikan di Gresik terbebas dari pungutan liar.

Komite ini terdiri dari Federasi Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia-Konggres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (FSPBI- KASBI) Gresik, PMII Gresik, LSM Masyarakat Gresik Peduli Kemanusiaan (MGPK) dan Pembebasan Masyarakat.

Massa saling bergantian berorasi dengan memberikan penekanan terkait transparansi anggaran biaya pendidikan dan transparansi penggunaan bantuan untuk siswa miskin.

“Pemerintah telah menetapkan wajib belajar bagi anak Indonesia 12 tahun, sehingga pemerintah pusat sampai kabupaten harus menggratiskan biaya pendidikan di Gresik,” kata Agus Budiono, anggota FSPBI- KASBI Gresik.

Mereka juga meminta agar DPRD Gresik ikut menghentikan pungutan liar (pungli) di sekolah-sekolah negeri di Kabupaten Gresik. Kemudia meminta dewan menyetop penjualan buku ajar sekolah.

“Kami meminta DPRD Gresik tegas mengawasi kebijakan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik yang diduga menjadi ajang bisnis dan pungutan liar berkedok pembangunan dan santunan,” katanya.

Sampai saat ini unjuk rasa masih terus berlangsung dengan penjagaan ketat aparat polisi dan Satpol PP Kabupaten Gresik. (wan)