Rapat Akbar Resolusi Jihad Lahirkan Piagam Tebuireng

0
1,594 views
Penandatanganan Piagam Tebuireng Aktualisasi Resolusi Jihad. (Foto: Istimewa)
Penandatanganan Piagam Tebuireng Aktualisasi Resolusi Jihad. (Foto: Istimewa)

BeritaGresik.com –┬áRapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad yang digelar di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, melahirkan Piagam Tebuireng. Piagam ini memuat tentangg kedaulatan bangsa di berbagai sektor.

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Sholahudin Wahid, menyatakan, Indonesia memiliki sumber daya yang besar. Namun, belum dikelola secara optimal, sehingga dalam beberapa aspek negara ini dipandang kurang berdaulat.

“Indonesia ini pasar terbesar sekaligus punya sumber daya besar. Sumber daya diolah oleh orang luar, kemudian dijual ke kita. Jadi, tidak berdaulat dari dalam negara kita sendiri,” kata Kiai Sholah di Tebuireng, Jombang, Sabtu (5/11/2016).

Belum maksimalnya pengelolaan itu juga sangat terkait dengan dunia pendidikan. Menurut Gus Sholah, sapaan akrabnya, pendidikan meliputi banyak aspek, yakni pembentukan akhlak dan karakter bangsa.

Dalam konteks ini, ia mengingatkan, dunia pendidikan di Indonesia bukan hanya sekolah negeri, tapi juga swasta. Selama ini, lembaga pendidikan swasta, termasuk pesantren mempunyai saham besar untuk mencerdaskan bangsa.

“Selama ini swasta menyumbang banyak dalam proses pendidikan bangsa, termasuk pesantren yang merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia,” ujarnya.

Selain menyerukan kedaulatan bangsa, Piagam Tebu Ireng juga menggugah para cendekiawan, professional dan ulama, untuk berperan aktif dan tepat sasaran dalam jihad mencerdeskan kehidupan bangsa.

Selain itu, juga mengajak segenap unsur bangsa untuk berjihad mewujudkan keadilan, mempertahankan keadilan dan menjaga persatuan bangsa, menuju “Baldatun Thoyyibatun Warobbun Ghofur”.

Kegiatan rapat akbar itu dihadiri para kiai yang tergabung di Forum Peduli Bangsa (FPB), Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI, Mayjend TNI Wiyarto, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (as)