Wabup Perintahkan Dishub Monitor Penjualan Tiket Kapal

0
1,658 views
Kapal penyeberangan ke Pulau Bawean dari Pelabuhan Gresik. (Foto: Dok. BG)
Kapal penyeberangan ke Pulau Bawean dari Pelabuhan Gresik. (Foto: Dok. BG)

BeritaGresik.com – Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim akhirnya bereaksi atas maraknya praktik calo tiket kapal laut yang melayani jalur nyeberangan Gresik-Bawean maupun sebaliknya.

Wabup mengaku sudah memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik untuk memonitor langsung penjualan tiket kapal penyeberangan ke Pulau Bawean guna mencegah praktik calo.

Namun, Wabup meminta kepada para calon penumpang agar tidak mudah terprovokasi dengan tindakan yang dilakukan para calo tiket belakangan ini.

“Saya perintahkan Dishub untuk segera memonitor penjualan tiket. Kepada calon-calon penumpang jangan mudah terprovokasi calo-calo tiket,” tegas Wabup melalui akun twitter miliknya @MohQosimNU, Senin (6/62016).

Seperti diketahui, maraknya praktik calo tiket kapal belakangan banyak dikeluhkan warga Bawean atau calon penumpang kapal jalur penyeberangan dari Pelabuhan Gresik ke Pelabuhan Bawean.

Warga mengaku terpaksa membeli tiket dengan harga mahal lantaran tiket di agen sudah ludes, mulai Rp 175.000 per orang, Rp 250.000 hingga Rp 500.000. Harga itu jauh lebih tinggi dari harga yang ditentukan Rp 149.500 per orang.

Tingginya harga tiket kapal tersebut diduga kuat karena banyak tiket kapal yang jatuh ke tangan para calo. Kondisi ini dirasa sangat mencekik warga Bawean yang hendak pulang kampung.

Anehnya lahi, meski di pelabuhan sudah disediakan loket penjualan tiket, tidak ditemukan ada aktivitas penjualan tiket di tempat itu. Hal itu membuat calon penumpang bingung untuk menemukan tempat dimana tiket kapal dijual. (as)