Waspadai Politik Uang Jelang Hari Pencoblosan

0
751 views
Ilustrasi uang
Ilustrasi uang

BeritaGresik.com – Praktik politik uang menjelang hari pencoblosan Pilkada Gresik 9 Desember 2015 diperkirakan akan semakin gencar. Apalagi tidak sedikit masyarakat yang masih mengharapkan imbalan uang atau politik uang dalam pilkada.

Itu terungkap dari hasil survei Lembaga Pusat Kajian Sosial (LPKS). Dalam survei ini disebutkan sebanyak 41% masyarakat Gresik masih mengharapkan imbalan uang dalam Pilkada Gresik, 30% tidak terpengaruh dan sisanya tidak tahu.

“Adanya ‘money politic’ atau politik uang masih cukup berpengaruh. Jadi, politik uang masih cukup signifikan,” ungkap Ketua LPKS Ahmad Mustar saat memaparkan hasil survienya di di Resto The Legend Gresik, Jumat (4/12/2015).

Selain faktor uang, keberadaan kiai atau petinggi agama Islam juga sangat memperngaruhi suara dalam Pilkada Gresik. Pengaruh kiai dinilai cukup dominan yakni mencapai 46%. Sedangkan pengaruh politisi dinilai sangat kecil, hanya sekitar 4%.

“Pengaruh kiai masih 46%, tokoh masyarakat hanya 38%, kepala desa pengaruhnya hanya 11% disusul politisi yang hanya 4 persen. Artinya, para kiai masih sangat dominan dapat mempengaruhi pola pilihan masyarakat,” ucapnya.

Survei yang dilakukan pada periode 15-30 Nopember 2015 ini menggunakan metode “multistage random sampling”, dengan tingkat kepercyaan 95,26% dan kesalahan sebesar 4,74%. Kemudian jumlah responden survei sebanyak 500 orang. [zr]