Pencak Silat Bawean Harus Terus Dilestarikan

0
1,183 views

BeritaGresik.com – Salah satu seni belah diri khas Bawean yang hingga kini masih eksis adalah pencak silat. Kesenian ini tetap lestari dan kerap ditampilkan dalam hajatan keluarga seperti pernikahan dan event-event lainya.

Salah satu ciri khas pencak silat Bawean adalah menekankan pada keindahan gerakan tangan dan kaki yang selaras dengan irama musik gendang.

Setiap gerakan yang diperagakan dalam pencak silat ini mengandung makna bagaimana teknik menyerang sekaligus mematahkan serangan lawan.

Demikian penuturan Misnabi, Ketua Persatuan Pencak Silat Bawean, dalam sebuah pagelaran pencak silat di Desa Paromaan, Kecamatan Tambak, Minggu (04/10).

Dia menjelaskan, saat ini yang terdaftar dalam paguyuban pencak silat Bawean sebanyak 175 orang, terdiri atas 47 pendekar senior dan sisahnya dari kalangan pemuda.

“Anggota persatuan sebanyak 175 orang, pendekarrnya saja sebanyak 47 orang dan sisahnya yang muda-muda”, terang Misnabi.

Menurut dia, tak semua orang bisa berlaga dalam pagelaran pencak silat Bawean, kecuali mereka yang sudah belajar dari pendekar-pendekar senior.

“Yang boleh main pencak hanya yang sudah belajar, karena ini kan kesenian bukan pertatungan bebas”. Imbuhnya.

Permainan pencak silat Bawean terdiri dari  tiga tahap dan dua jenis jurus yaitu jurus  tangan kosong, kepiawaian memainkan pedang, serta gulat untuk merobohkan lawan. [abr] Pencak silat bawean