Serikat Pekerja (Pers) Lindungi Hak Jurnalis

0
388 views
Kurniawan, Pewarta Foto Xinhua News Agency
Kurniawan, Pewarta Foto Xinhua News Agency

BeritaGresik.com – Pers menjadi salah satu pilar tegaknya demokrasi di Indonesia. Untuk menjadikan pers yang kuat, perlu didukung idealisme dengan memperhatikan kesejahteraan jurnalis.

Tekanan terhadap jurnalis bukan hanya dilakukan pihak di luar perusahaan media. Tekanan juga datang dari dalam perusahaan. Belakangan ini, kasus perselisihan hubungan ketenagakerjaan terhadap para jurnalis terus meningkat.

Karena itu, keberadaan serikat pekerja lintas media memiliki peran yang sangat penting. Serikat pekerja lintas media dibuat untuk menjembatani kegelisahan para jurnalis yang belum berserikat di perusahaan tempat ia bekerja.

Sering ditemukan pekerja media yang dipecat secara sepihak oleh manajemen perusahaan tanpa mendapatkan sepeserpun pesangon. Kondisi demikian tentu sangat merugikan posisi jurnalis.

Di era digital, media tumbuh pesat. Catatan terakhir Dewan Pers pada 2014 jumlah media di Indonesia mencapai 2.130 media. Rinciannya, 567 media cetak harian, mingguan dan bulanan, 1.166 stasiun radio, 194 TV bersiaran lokal dan nasional dan 211 media online.

Namun, banyaknya media di Tanah Air masih menyisakan berbagai persoalan, terutama hubungan industrial. Banyak jurnalis yang dipekerjakan tanpa ada kontrak, tanpa adanya upah layak, bahkan pengusaha bisa secara tiba-tiba.

Tak bisa dipungkiri, bawa jurnalis juga mengejar kesejahteraan bagi diri dan keluarganya. Upah yang layak, jaminan asuransi dan kesejahteraan, hak cuti adalah hak-hak pekerja profesional yang mesti dipenuhi oleh perusahaan.

Dalam hubungan industrial pekerja media, bisa terjadi pasang surut. Kontradiksi antara kelas buruh dengan kelas majikan terjadi. Pelanggaran hak pekerja, PHK sepihak, union busting menghantui pekerja media.

Ksus-kasus itu bisa saja menimpa para jurnalis lain yang sedang bersemangat bekerja untuk media perusahaannya. Untuk menyelesaikan berbagai masalah di atas, para Jurnalis harus berserikat.

Dengan berserikat, para Jurnalis yang mendapat perlakuan kesewenang-wenangan dari pihak perusahaan bisa memperjuangkan hak-haknya.

Kurniawan, Pewarta Foto Xinhua News Agency